Tjahjo: Pak Djarot dan DPRD DKI Jangan Hambat Program Anies-Sandi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Mendagri memberikan SK Plt gubernur. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)
zoom-in-whitePerbesar
Mendagri memberikan SK Plt gubernur. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

Pasangan cagub-cawagub DKI terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno, masih terus mengupayakan agar program-program mereka masuk dalam APBD-Perubahan Pemprov DKI Jakarta tahun 2017.

Mendagri Tjahjo Kumolo meminta agar Pemprov DKI mengakomodir program-program itu, agar saat Anies-Sandi mulai menjabat Oktober nanti, sudah ada anggaran bagi program baru mereka.

"Tadi saya sampaikan silakan. Tidak boleh DPRD, Pak Djarot, Sekda dan SKPD menghambat," ucap Tjahjo usai pertemuan di kantor BPK, Jakarta, Senin (29/5).

Bagi kami program Pak Jokowi harus jalan, program Pak Anies juga harus jalan.

Tjahjo menekankan pada program-program pemerintah pusat di Jakarta, seperti MRT, LRT, jangan sampai terhambat hanya karena Pemprov DKI dan tim Anies-Sandi tidak sinkron.

"Kami memastikan jangan sampai program startegis Pak Jokowi, yang ada di Jakarta terhambat gara-gara belum ada sinkronisasi dan akselerasi program," tututrnya.

Sebelumnya, tim sinkronisasi sudah beberapa kali menggelar pertemuan dengan Pemprov DKI untuk sinkronisasi program. Pemprov relatif mengakomodir semua program itu, namun Djarot mengingatkan untuk tidak dulu bicara proyek baru yang besar.

Baca juga:

Djarot Minta Tim Sinkronisasi dan Bappeda Tak Bahas Proyek Tak Perlu

OK OCE, KJP Plus dan KJS Plus Bisa Masuk APBD-P 2017

Tim Anies-Sandi: Jumlah PPSU di Jakarta Tidak Akan Dikurangi