TNI AL: Bila Black Out, KRI Nanggala Tenggelam 90 Meter Dalam 10 Detik

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal Selam KRI Nanggala-402.
 Foto: Eric Ireng/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kapal Selam KRI Nanggala-402. Foto: Eric Ireng/ANTARA FOTO

Investigasi terhadap KRI Nanggala masih terus dilakukan. Saat ini segala kemungkinan yang bisa menyebabkan salah satu kapal selam pertama RI itu tenggelam masih ditelusuri.

Salah satu kemungkinan muncul yakni kapal selam mengalami black out atau mati daya listrik. Ternyata kondisi ini sangat berbahaya bagi semua awak kapal.

Dansekoal Laksamana Muda Iwan Isnurwanto yang juga pernah mengawaki KRI Nanggala pernah mengalami situasi black out. Saat itu, dia tengah beristirahat sekitar pukul 00.00. Tiba-tiba kapal gelap, tersisa hanya lampu emergency saja.

"Apa yang terjadi, [bagian] belakang [kapal selam] langsung turun. Ini 45 derajat [kemiringannya], tidak sampai 10 detik [turun] sampai 90 meter. Sehingga bisa membayangkan bagaimana posisi black out saat itu padahal periscope deep," ujar Iwan saat konferensi pers di Mabes TNI AL, Jakarta, Selasa (27/4).

Kapal Selam KRI Nanggala-402. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Yang dilakukan komandan kapal dan komandan kamar mesin saat itu, meminta semua awak untuk berpindah ke bagian depan kapal. Dengan kondisi gelap gulita tanpa listrik, di kedalaman laut, dan malam hari, Iwan dan awak lainnya merangkak hingga ke depan bagian kapal.

Dengan cepat pula, kepala kamar mesin menemukan masalah yang membuat kapal selam mendadak black out. Ternyata masalahnya karena satu sikring yang mati.

"Apa masalahnya ada satu vius [sikring] yang putus. Padahal kita tidak tahu itu di mana tapi karena kecanggihan KKM saat itu lagsung bisa diperbaiki," ujar dia.

kumparan post embed

Sampai saat ini memang belum diketahui pasti penyebab KRI Nanggala tenggelam. Black out hanya salah satu dari berbagai kemungkinan yang bisa menyebabkan kapal buatan Jerman itu karam.

Terlebih, ada faktor alam yang diduga berpengaruh besar dalam kejadian ini.