Toko HP di Cianjur Diduga Dicuri oleh Karyawan, Kerugian Ditaksir Rp 20 Juta
ยทwaktu baca 2 menit

Toko handphone di Jalan Mochamad Ali, Cianjur, Jabar, diduga dicuri oleh karyawannya sendiri. Akibat pencurian tersebut, pemilik toko ditaksir mengalami kerugian Rp 20 juta.
Salah satu karyawan, Fahmi Fahreza (25), mengatakan aksi pencurian itu diduga terjadi saat ia bersama dengan dua rekannya tengah berjaga malam di toko.
Saat selesai bertugas yakni di pagi hari, karyawan berinisial FM, yang dicurigai mencuri 17 handphone dan barang lainnya pergi tanpa pamit dengan dua rekan lainnya.
"Kita bertiga jaga malam, paginya curiga tiba-tiba hilang. Pas saya mau buka konter ternyata beberapa barang-barang juga ikut hilang," kata Fahmi kepada wartawan, Rabu (6/10).
Ia menambahkan, terduga pelaku juga merusak kamera CCTV yang dipasang di toko tesebut. "CCTV di rusak juga, chipnya itu dicabut jadi gak bisa rekam, soalnya jenis CCTV online," tuturnya.
Fahmi mengatakan terduga pelaku merupakan karyawan baru. Ia tak curiga dengan gerak-gerik FM. "Kalau di hitung-hitung kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta,"paparnya.
"Si Bos sudah bikin laporan ke Polsek kota, mudah-mudahan cepat ke tangkap aja," ucapnya.
Kanit Reskrim Polsek Cianjur Kota Iptu Romi membenarkan adanya laporan dari korban namun hanya sebatas lisan.
"Sudah ada laporan ke pihak kami, hanya belum tertulis karena korban beralasan masih menghitung kerugian barang yang dicuri," kata Romi.
Selain itu Polsek Cianjur Kota telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan jejak-jejak pelaku.
"Sudah kita terjunkan tim untuk proses olah TKP dan sedang kami lakukan penyelidikan, kami pun masih menunggu sang pemilik untuk membuat laporan resmi secara tertulis," tandasnya.
