Tragedi Truk Kontainer Maut di Bekasi: 7 Siswa SD Tewas; Diduga Sopir Lalai

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi truk kontainer bermuatan besi tabrak tiang di Kranji, Bekasi, Rabu (31/8/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi truk kontainer bermuatan besi tabrak tiang di Kranji, Bekasi, Rabu (31/8/2022). Foto: Dok. Istimewa

Truk kontainer bermuatan besi menabrak sejumlah orang di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, Rabu (31/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Kecelakan maut itu terjadi tepat di depan SDN Kota Baru II dan III Kranji.

Sejumlah pedagang, siswa, hingga warga sekitar menjadi korban. Truk bernomor polisi N 8051 EK itu juga menabrak tiang BTS hingga roboh.

Sebanyak 11 orang meninggal dunia. Rinciannya delapan orang meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi dan Tiga lainnya meninggal dunia di RS Ananda.

Dari belasan korban yang meninggal 7 di antaranya anak-anak. Mereka merupakan siswa SD yang saat kecelakaan terjadi sedang berada di depan sekolahnya.

"Anak sekolahan ada 20 orang lebih yang menjadi korban. Dan yang sudah meninggal tadi anak sekolahnya ada 7," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Rabu (31/8).

kumparan post embed

20 Orang Alami Luka Serius

Petugas Kepolisian berusaha mengevakuasi sebuah truk kontainer yang menabrak halte bus di depan SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Selain korban meninggal dunia, juga ada 20 orang yang menjadi korban dengan kondisi luka serius. Mereka dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

"Masih dilakukan perawatan kepada korban di RSUD," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di lokasi kecelakaan di dekat SDN Kota Baru II dan III, Rabu (31/8).

kumparan post embed

Truk Melaju Kencang

Kecelakaan truk trailer di depan SDN Kota Baru II dan III, Kranji, Bekasi, Rabu (31/8/2022). Foto: Twitter/@TMCPoldaMetro

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menduga truk kontainer itu melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sejumlah warga di lokasi kejadian.

"Untuk sementara yang kami lihat adalah letak perseneling, ada di gigi 3. Kami duga kecepatannya masih di atas 60 km per jam, ini masih kita duga," ujar Latif di lokasi, Rabu (31/8).

Dalam pemeriksaan awal polisi juga menemukan ada bekas ban hasil mengerem di sekitar lokasi.

"Karena dilihat dari tipe jalan ini tidak menurun dan kalau dilihat ini ada bekas rem dan ini menabrak orang yang sedang di halte. Terakhir menabrak tiang [BTS] Telkomsel. Tiang Telkomsel ini juga jatuh ke jalan dan menimpa kendaraan pikap, dan orangnya juga meninggal," jelas Latif.

kumparan post embed

Kencangnya laju truk kontainer itu juga diamini oleh seorang korban bernama Ali. Ia juga mengatakan sopir tidak memberikan peringatan apa pun saat kendaraannya tidak terkendali.

"(Truk kontainer) ngebut, kagak ada klakson," kata Ali.

kumparan post embed

Sopir Truk Ditangkap

Usai kecelakaan itu sopir truk kontainer tersebut ditangkap polisi. Ia dibawa ke Polsek Bekasi Kota untuk diperiksa.

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin mengatakan kondisi sopir baik. Namun saat awal diperiksa sopir tersebut masih sulit memberi keterangan.

"Tadi waktu diinterogasi cuma melamun aja," kata Salahuddin, Rabu (31/8).

kumparan post embed

Diduga Sopir Lalai

Warga melihat lokasi tempat kejadian kecelakaan sebuah truk kontainer yang menabrak halte bus di depan SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Salahuddin mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, kondisi rem truk baik-baik saja. Dia menduga kecelakaan ini disebabkan sopir yang lalai.

"Ada dugaan kelalaian yang dilakukan sopir. Remnya baik-baik aja, enggak ada blong," kata Salahuddin, Rabu (31/8).

Kondisi rem yang baik diketahui saat mobil dievakuasi. Remnya dipastikan pakem.

kumparan post embed