Update 14 ABK Kena Corona India di RSUD Cilacap: 12 Sembuh, 1 Dirawat, 1 Wafat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Cilacap. Foto: Idhad Zakaria/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Cilacap. Foto: Idhad Zakaria/Antara Foto

Sebanyak 14 Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina terkena corona varian India. Mereka dirawat di RSUD Cilacap, Jawa Tengah. Kabar terbaru, 12 dari 14 pasien tersebut dinyatakan sembuh.

Dirut RSUD Cilacap dr Moch Ichlas Riyanto mengatakan sisanya, satu orang masih dirawat dan satu lainnya meninggal dunia.

"Tinggal 1 ABK yang masih dirawat. Kondisinya stabil tanpa gejala," ujar Ichlas kepada kumparan, Jumat (4/6).

Dua orang tenaga kesehatan berada di ruang isolasi Rajawali yang merawat ABK Kapal Hilma Bulker asal Filipina yang terpapar COVID-19 varian India di RSUD Cilacap, Jateng, Jumat (28/5/2021). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO

Hanya saja, ia tidak memberikan informasi lebih lanjut soal kepulangan 12 ABK yang dinyatakan sembuh. "Sudah (pulang) itu yang ngurusin pihak agensi dan kedutaan," imbuh dia.

embed from external kumparan

Masuknya varian corona India atau B.1617.2 ke Cilacap bermula ketika kapal MV Hilma Bulker bersandar di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap pada 25 April 2021.

Kapal yang membawa 20 ABK WN Filipina memuat gula rafinasi yang berasal dari India. Setelah dilakukan tes PCR, 14 ABK kapal berbendera Panama itu dinyatakan positif COVID-19.

Sebanyak 14 warga asing itu terpapar virus corona asal India usai berdasarkan hasil tes genome dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

embed from external kumparan