Update Corona Jateng 29 Juni: Kasus Aktif di Cilacap Melonjak, Capai 2.250

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani proses isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Sampang, Cilacap, Selasa (25/5/2021). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Seorang nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani proses isolasi terpusat di RS Priscilla Medical Center Sampang, Cilacap, Selasa (25/5/2021). Foto: Idhad Zakaria/ANTARA FOTO

Kabupaten Cilacap, menjadi salah satu daerah dengan kasus aktif terbanyak di Jawa Tengah (Jateng) per hari ini, Selasa (29/6). Data yang dilansir Pemkab Cilacap hari ini, kasus aktif di daerah itu mencapai 2.250.

kumparan post embed

Dengan demikian, Cilacap kini berada di peringkat pertama dari 10 daerah dengan kasus aktif terbanyak di Jateng. Cilacap di hari sebelumnya ada di peringkat 10, kini melesat tajam berada di peringkat satu, mengalahkan Boyolali, Jepara, Kota Semarang dan Kudus.

embed from external kumparan

Sementara itu, di urutan kedua ada Boyolali dengan 1.916 kasus aktif. Kasus aktif corona di Boyolali per hari ini meningkat dari hari sebelumnya yang hanya 1.725.

Lalu di urutan ketiga, ada Jepara dengan kasus aktifnya mencapai 1.582. Jumlah kasus di Jepara ini menurun dari hari sebelumnya yang mencapai 1.678. Di urutan keempat ada Kota Semarang dengan kasus aktifnya mencapai 1.555. Di hari sebelumnya, Kota Semarang kasus aktifnya ada sebanyak 1.523.

embed from external kumparan

Di posisi kelima ditempati oleh Kudus dengan kasus aktif mencapai 1.542 per hari ini. Kudus dalam empat hari berturut-turut kasus aktifnya terus mengalami penurunan. Lalu di peringkat ke enam hingga sepuluh ada Kebumen dengan 1.447 kasus. Kendal dengan 1.446 kasus. Sragen dengan 1.106 kasus. Pati ada 946 kasus aktif dan Banjarnegara yang kasus aktifnya mencapai 871. Selengkapnya bisa dilihat di tabel di atas.

embed from external kumparan