Viral 'Hujan Api' di Festival Lampion Yogya, Ini Penjelasan Dinas Pariwisata

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Festival Lampion. Foto: Anis Efizudin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Festival Lampion. Foto: Anis Efizudin/ANTARA FOTO

Festival Lampion Terbang Jogja 'Lanterne Festival de Paris' di Pantai Goa Cemara, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (25/10) malam diwarnai insiden.

Dalam video yang viral di media sosial terlihat sejumlah lampion yang diterbangkan terbakar hingga terjadi 'hujan api'. Terlihat juga ranting pohon ikut terbakar.

Terkait hal ini, Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi, Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, membenarkan ada lampion yang terbakar saat diterbangkan.

"Ada lampion hidup yang jatuh karena kena pohon angin berubah arah," katanya saat dikonfirmasi, Senin (27/10).

Namun dia memastikan tidak ada pohon yang terbakar karena lampion. Tetapi diakui ada beberapa ranting yang terkena api.

"Kalau ranting ada di mana lampion tersangkut," ucapnya.

Menurutnya, lampion yang tersangkut di pohon dan membakar ranting itu karena arah angin, terutama pohon yang berada di sisi selatan.

Soal lampion jatuh itu, menurutnya pasti selalu ada di setiap acara. Namun jumlahnya lebih sedikit daripada lampion yang terbang.

"Lha kalau hujan api kesannya malah banyak yang jatuh daripada yang terbang. Setiap pelaksanaan pasti ada yang jatuh," ucapnya.

Dia mengatakan tak ada orang yang jadi korban dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada (yang jadi korban)," jelasnya.

Evaluasi Dilakukan

Di media sosial banyak yang menyebut beberapa peserta tak sabar dan buru-buru menerbangkan lampion. Mereka menerbangkan lampion sebelum diinstruksikan. Hal ini jadi evaluasi Dinas Pariwisata.

"Penerbangan lampion mesti dipandu oleh panitia lewat MC, idealnya penerbangan bergantian," katanya.

"Ke depan kami coba untuk mencari tempat yang lebih lapang tidak banyak pohon di sekitarnya," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan tak ada laporan kerusakan di acara tersebut.

"Tidak ada laporan kerusakan yang masuk," ucap Rita.

Festival Lampion Terbang Jogja 'Lanterne Festival de Paris' ini merupakan edisi ke-8. Acara ini digelar untuk mendongkrak kunjungan wisata di kawasan pantai.

Acara dimulai sore hari dengan pertunjukan musik dan hiburan. Penerbangan lampion baru dimulai pukul 22.30 WIB.

instagram embed