Wali Kota Bekasi: Korban KA vs KRL Dibawa ke RSUD, RS Bella, dan RS Primaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengevakasui penumpang yang menjadi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin (27/4/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengevakasui penumpang yang menjadi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Senin (27/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kereta Api Argo Bromo menabrak KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Empat orang dikabarkan meninggal dunia.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyebut para korban luka maupun tewas dibawa ke tiga rumah sakit.

"Rumah sakit RSUD (Kota Bekasi), Rumah Sakit Bella, dan Primaya," ucapnya di lokasi kejadian, Senin (27/4).

Saat ini, evakuasi korban masih berlangsung. Prosesnya menemui kendala dalam membongkar besi lokomotif yang menembus masuk ke dalam gerbong KRL.

Kini, dikabarkan enam sampai tujuh orang penumpang masih terjebak.

"Tadi kita lihat mungkin sekitar ada enam... enam sampai tujuh orang. Ya, enam sampai tujuh orang. Mudah-mudahan bisa segera kita evakuasi," jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri di lokasi.

Adapun kecelakaan bermula dari taksi yang tertabrak KRL di sebidang dekat stasiun arah Bulak Kapal. KRL pun berhenti dan tiba-tiba tertabrak oleh KA Argo Bromo dari belakang.