Kumparan Logo
Oli Pertamina Fastron Platinum 10W-60
Oli Pertamina Fastron Platinum 10W-60

Amankah Menggunakan Oli Racing Untuk Mobil Harian?

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Oli Pertamina Fastron Platinum 10W-60 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Oli Pertamina Fastron Platinum 10W-60 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Setiap merek dan jenis mobil, umumnya memiliki spesifikasi oli mesin yang berbeda-beda. Perbedaan spesifikasi tersebut tentu saja telah dihitung secara matang oleh masing-masing pabrikan guna menyesuaikan dengan spesifikasi mesin itu sendiri.

Akan tetapi, meski sudah terdapat anjuran spesifikasi oli mesin yang dianjurkan, tidak jarang beberapa pemilik mobil justru nekat menggunakan oli racing dengan berbagai alasan yang tidak jelas. Ada yang terpengaruh orang lain, ada yang menganggap penggunaan oli racing bisa membuat mobil menjadi lebih bertenaga, dan ada juga yang karena penasaran.

Umumnya, oli racing memiliki karakter oli yang lebih kental dan lebih tahan terhadap panas, sehingga biasanya oli racing memiliki spesifikasi SAE 10W-60. Karakter lebih kental dan ketahanan terhadap panasnya oli racing tersebut, tentu bukan tanpa alasan dan tujuan.

Ilustrasi penggunaan oli racing Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Jr. Technical Specialist Rotating Equipment and Gas Engine Pertamina Lubricants, Nurudin menjelaskan lebih kental dan ketahanan terhadap panasnya oli racing tersebut bertujuan untuk menyeimbangkan penggunaan bahan bakar yang ber-oktan tinggi seperti Pertamax Turbo atau Bensol, serta temperatur mesin mobil balap itu sendiri.

“Mobil balap ini kan secara spesifikasi jauh lebih besar, otomatis dia temperatur juga lebih panas, belum lagi biasanya bahan bakarnya ber-oktan tinggi. Karena lebih panas itu, dia membutuhkan oli yang tingkat mengencernya lebih lama (mampu mempertahankan viscositas). Nah kalau dia pakai oli biasa untuk racing, otomatis oli itu akan cepat mengencer dan mesin cepat aus,” jelas Nurudin kepada kumparan.

kumparan post embed

Sebaliknya, bila pada mobil harian yang memiliki spesifikasi mesin standar dan temperatur mesin tidak terlalu panas seperti mobil balap, penggunaan oli racing yang memiliki karakter lebih kental justru akan memberatkan kinerja mesin itu sendiri.

“Oli racing itu kan lebih kental, sehingga bila diibaratkan antara air dan madu, pasti mengalirnya lebih cepat air kan yang lebih encer. Nah kalau untuk penggunaan harian dengan spesifikasi mesin standar dikasih oli kental seperti oli racing, dia akan sangat terbebani kerjanya,” papar Nurudin.

Pilihan Oli Pertamina Fastron Gold Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Pilihan Oli Pertamina Fastron Techno Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Konsumsi bahan bakar bisa jadi lebih boros

Dampak beratnya kerja mesin itu, maka akan membuat mobil menjadi boros bahan bakar, dan emisi gas buang menjadi lebih tinggi akibat fluid friction yang lebih tinggi.

Akan tetapi, apabila memang mobil tersebut merupakan sebuah sedan sports atau supercar yang memang memiliki kompresi mesin tinggi, temperatur kerja lebih tinggi dan dianjurkan oleh buku manualnya menggunakan oli berspesifikasi racing seperti SAE 10W-60, maka hal itu tidaklah masalah.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure