Berita Populer: Honda Pamit di Korea Selatan; Kurikulum Keselamatan Lalu Lintas

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Honda di setir HR-V Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Logo Honda di setir HR-V Hybrid. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Kabar Honda yang tak akan lagi melanjutkan bisnis penjualan mobil mereka di Korea Selatan merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Minggu (3/4).

Kemudian saran pakar soal kurikulum keselamatan berlalu lintas sejak dini, serta fitur pada kendaraan seperti auto brake hold yang perlu jadi perhatian.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Honda Bakal Pamit dari Korea Selatan Akhir 2026 Ini

Honda Motor Corporation mengumumkan keputusan strategis untuk menghentikan operasi penjualan seluruh produk roda empatnya di Korea Selatan mulai akhir tahun 2026. Langkah ini diambil setelah pertimbangan mendalam mengenai perubahan lingkungan pasar otomotif global dan lokal.

kumparan post embed

Kurikulum Keselamatan Lalu Lintas: Solusi Mengubah Karakter Pengguna Jalan

Tingginya angka kecelakaan di jalan raya bukan sekadar masalah sistemik, melainkan akumulasi dari rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Dewan Penasihat MTI Pusat, Djoko Setijowarno, menekankan urgensi mengintegrasikan pendidikan keselamatan lalu lintas ke dalam kurikulum sekolah sejak dini sebagai solusi fundamental.

kumparan post embed

Auto Brake Hold: 'Asisten' yang Bisa Jadi Bumerang Kalau Sopir Tak Siaga

Fitur Auto Brake Hold kini menjadi 'asisten' favorit di banyak mobil modern, berfungsi menahan posisi kendaraan tanpa perlu pengemudi menginjak pedal rem, sangat berguna saat berhenti di tanjakan atau kondisi macet. Namun, pengamat otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahwa fitur ini memerlukan adaptasi dan pemahaman bijak dari pengemudi.

kumparan post embed