Berusia 210 Tahun, Inilah Sejarah Merek Mobil Peugeot

Peugeot memang bukanlah merek yang populer di Indonesia. Jenama asal Prancis ini, terlihat masih kalah pamor dibandingkan merek-merek Eropa lainnya, seperti BMW atau Mercedes-Benz.
Meski begitu, merek Peugeot sebenarnya sudah eksis lama, baik di Indonesia ataupun di dunia. Peugeot pertama kali hadir 210 tahun lalu, atau tepatnya pada 1810.
Diawali memproduksi alat perkakas hingga sepeda (1810-1886)
Kala itu, Peugeot yang diprakarsai oleh dua bersaudara, Jean Pierre II dan Jean Frederic Peugeot ini belum memproduksi sebuah kendaraan, melainkan masih berupa bisnis keluarga yang memiliki spesialisasi membuat alat perkakas, seperti gergaji.
Lalu pada 1840, Peugeot mulai melebarkan sayapnya dengan memproduksi alat penggiling kopi beserta peralatan dapur lainnya. Peugeot pertama kali memperkenalkan logo bergambar Singanya di tahun 1858, kala itu seluruh produk alat perkakas Peugeot, sudah dilengkapi dengan logo bergambar singa.
Setelah itu, baru pada 1886, Armand Peugeot, memperkenalkan sebuah konsep sepeda yang memiliki bentuk cukup unik.
Kendaraan roda dua yang diberi nama "Le Grand Bi" ini, punya keunikan dengan bentuk ban depan yang lebih besar dari ban belakangnya. Berawal dari sepeda itu lah, Armand mulai tertarik dengan industri kendaraan beroda, apalagi setelah dirinya bertemu dengan Gottlieb Daimler yang merupakan tokoh dibalik terciptanya mobil pertama, Benz-Patent Motorwagen.
Dari mobil roda 3 bertenaga uap hingga mobil roda 4 bertenaga bensin (1889 - 1890)
Saat itu, Gottlieb meyakinkan Armand, bahwa dirinya mampu memproduksi sebuah kendaraan. Dari motivasi yang diberikan oleh Gottlieb itu lah, akhirnya Armand berhasil menciptakan sebuah mobil roda 3 bertenaga uap di 1889. Mobil ini, Armand rancang bekerja sama dengan seorang insinyur bernama Leon Serpollet.
Dari kesuksesan mobil roda 3 bertenaga uap itu, Armand melanjutkan inovasinya dengan memproduksi mobil roda empat pertamanya di 1890. Ini juga menjadi mobil bermesin bensin pertama yang diciptakan oleh Peugeot. Mobil yang diberi nama Tipe 2 ini masih mengadopsi mesin bensin yang dihibahkan oleh Daimler.
Menyusul hadirnya mobil Tipe 2, Armand pun akhirnya resmi memproduksi massal mobil pertamanya di tahun 1891. Mobil bernama Tipe 3 ini merupakan penyempurnaan dari mobil Tipe 2.
Resmi jadi perusahaan otomotif hingga punya pabrik pertama (1896-1898)
Berkat kesuksesan memproduksi beberapa mobil serta keikutsertaannya di ajang balap mobil, akhirnya pada 1896, Peugeot mengawali kiprahnya di dunia otomotif dengan mendirikan Automobiles Peugeot yang memproduksi sepeda dan mobil.
Pabrik pertama Peugeot pun resmi didirikan pada tahun 189 di wilayah Audincort, dengan menggunakan sebuah pabrik bekas yang lama tidak dipakai. Berselang setahun kemudian, tepatnya 1898, pabrik kedua Peugeot juga dibuka di wilayah Lille, Prancis.
Setelah lebih dari 10 tahun sukses memproduksi berbagai jenis kendaraan, pada tahun 1912 Peugeot resmi memperkenalkan pabriknya yang terbesar dan bertahan hingga saat ini. Pabrik yang berlokasi di wilayah Sochaux, Prancis ini, kini juga dilengkapi dengan museum Peugeot yang menampilkan sejarah perjalanan Peugeot beserta koleksi mobil-mobil lawasnya.
Peugeot berseri 3 angka pertama (1929)
Tahun 1929 menjadi awal mula Peugeot memberi nama mobilnya dengan 3 angka dan angka nol di tengahnya. Mobil bernama 201 ini juga menjadi mobil Peugeot pertama yang menggunakan bodi tertutup dan penggerak roda depan independen.
Peugeot bermesin diesel dan listrik pertama (1936-1941)
Selain menghadirkan mobil bermesin bensin, Peugeot juga turut meluncurkan mobil pertamanya yang menggunakan mesin diesel pada 1936. Kala itu, mayoritas mobil Van dan mobil barang Peugeot, telah menggunakan mesin diesel ini.
Tidak puas dengan hanya memiliki mobil bermesin bensin dan diesel, pada 1941 Peugeot memperkenalkan mobil kecilnya yang menggunakan tenaga listrik. Ini menjadi Peugeot listrik pertama yang diluncurkan.
Kolaborasi pertama dengan Pininfarina (1955)
Tahun 1955 bisa dibilang menjadi awal lahirnya mobil-mobil Peugeot yang memiliki bentuk Indah. Peugeot 403 lah menjadi mobil pertama Peugeot yang berkolaborasi dengan Pininfarina.
Di tahun ini juga, Peugeot menjadi pabrikan otomotif pertama yang memperkenalkan teknologi electromagnetic clutch fan pada sebuah kendaraan.
Meraih European Car of the Year pertama (1969)
Kesuksesan Peugeot sebagai pabrikan mobil diakui oleh pasar Eropa pada 1969. Peugeot 504 yang menjadi sedan andalan saat itu, berhasil meraih gelar European Car of the Year.
Peugeot 504 juga menjadi salah satu mobil yang diproduksi cukup lama, yakni hingga 2006 dengan jumlah produksi 3,7 juta unit di seluruh dunia.
Sukses di ajang motorsport
Peugeot juga terkenal aktif di dunia motorsport, seperti Le Mans 24 Hours hingga berbagai ajang reli. Tahun 1937, menjadi awal keikutsertaan Peugeot di ajang balap ketahanan Le Mans 24 Hours, dengan menggunakan Peugeot 302 dan 402.
Setelah sempat redup beberapa tahun, eksistensi Peugeot di ajang balap ketahanan itu berlanjut pada 1991 hingga 1993. Menggunakan Peugeot 905, jenama asal Prancis ini sukses menjuarai beberapa tahun ajang balapan ketahanan itu. Berlanjut di 2007 hingga 2011, Peugeot kembali ikut serta di balapan tersebut dengan menggunakan 908.
Tidak hanya aktif di balap aspal saja, Peugeot juga mengawali kiprahnya di ajang balap reli pada 1963. Kala itu, Peugeot mengikuti ajang balapan East African Safari Rally dengan menggunakan sedan 404.
Ketertarikan Peugeot di ajang balap reli berlanjut pada 1974 hingga 1978 dengan 504 hatchback. Tahun 1985 hingga 1986, menjadi awal kesuksesan Peugeot di ajang balap reli, kala itu Peugeot 205 T16 menjadi jawara World Rally Championship.
Selain ajang WRC, Peugeot juga mencoba peruntungannya dengan ikut andil dalam balapan reli paris dakar pada 1987 hingga 1988 dengan 205, dan 1989 hingga 1990 dengan 405 T16.
Terakhir, Peugeot sukses memecahkan rekor Pikes Peak dengan 208 T16 dan menjuarai reli paris dakar dengan 2008 DKR dan 3008 DKR.
Masuk Indonesia pertama kali (1970)
Peugeot pertama kali masuk ke pasar Indonesia pada 1970, melalui anak perusahaan Astra International, yakni PT Multi France Motor, Peugeot memulai kiprahnya di tanah air.
Beberapa model mobil Peugeot pun terbilang sukses di Indonesia, seperti 505, 405, 206, 306, 406, hingga 307. Bahkan, Peugeot 206 bisa dibilang menjadi salah satu pionir trend hatchback sporty di Indonesia pada awal tahun 2000an. Secara global, Peugeot 206 juga menjadi mobil tersukses Peugeot dengan penjualan lebih dari 7 juta unit di seluruh dunia.
Tidak hanya sebagai mobil harian saja, beberapa model seperti 405, 206, 306, hingga 406 juga banyak digunakan sebagai mobil balap.
Terbaru, Peugeot baru saja meluncurkan dua SUV andalannya, 3008 dan 5008 varian Allure Plus pada 2019 lalu. Kehadiran dua mobil itu diharapkan bisa membangkitkan kembali merek Peugeot di Indonesia yang telah lama tertidur.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
