Cegah Virus Corona, Asosiasi Ojol Minta Penumpang Bawa Helm Sendiri

kumparanOTOverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ojek online. Foto: REUTERS/Beawiharta
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ojek online. Foto: REUTERS/Beawiharta

Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia menyarankan penumpang untuk membawa helm pribadi. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona (COVID-19).

"Kita mengimbau khususnya kepada penumpang ojek online agar membawa helm pribadi karena mengingat pandemi COVID-19 ini semakin mengkhawatirkan. Namun pastikan helm yang dibawa berstandar SNI," kata Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono, saat dihubungi kumparan, Senin (23/3).

Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Igun menambahkan, anjuran ini sudah dikeluarkan sejak 1 minggu lalu berbarengan dengan anjuran work from home (WFH) dari pemerintah.

"Ini untuk kesehatan dan kenyamanan bagi penumpang sendiri. Driver pasti menyediakan helm tapi kami enggak bisa menjamin, penumpang kan dari berbagai macam orang. Kebersihan helm pribadi diketahui lebih baik oleh penumpang. Jangan lupa juga bawa tas untuk melindungi helm supaya tidak terganggu saat aktivitas," tambah dia.

Ilustrasi uang elektronik Foto: Shutterstock

Di samping anjuran membawa helm sendiri, penumpang ojek online juga diminta menghindari pembayaran secara tunai.

"Semua ini untuk kebaikan bersama baik penumpang dan driver-nya," paparnya.

Sejumlah pengemudi ojek daring (online) menunggu penumpang. Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

dr Henry Gunawan dari klinik Puri Media, mengamini bahwa helm bisa menjadi medium penyebaran virus corona.

"Virus corona itu ditularkan dari droplet seperti air liur kalau orang batuk dan bersin dengan jarak dua meter. Makanya jangan ganti-ganti helm dengan orang lain, karena sisa droplet bisa jadi menempel di helm," kata Henry.

Sementara itu, Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia mengeluarkan 15 protokol kesehatan untuk driver sebagai langkah antisipasi penyebaran COVID-19 dan berikut detailnya:

1. Gunakan masker kesehatan atau bedah atau masker seri N-95

2. Upayakan menggunakan helm SNI berpenutup wajah

3. Gunakan sarung tangan bersih higienis

4. Gunakan atribut lengkap tertutup

5. Tutupi bagian leher dengan buff atau syal

6. Gunakan sepatu tertutup dan kaos kaki

7. Upayakan membawa hand sanitizer dan sabun cair mengandung antiseptik

8. Lindungi keluarga di rumah dengan menyiapkan disinfektan untuk mencuci atribut dan perlengkapan lain

9. Atribut ojol jangan langsung masuk ke dalam rumah, cuci dengan disinfektan

10 Upayakan rajin minum vitamin tambahan untuk menambah imunitas

11. Jaga kebersihan makanan dan minuman yang sehat

12. Rajin cuci tangan dengan sabun cair mengandung antiseptik

13. Hindari kontak dengan terduga COVID-19

14. Siapkan plastik atau kantong khusus untuk simpan uang kertas atau logam

15. Cek kesehatan jika mengalami gejala flu dan batuk

collection embed figure