kumparan
30 Juli 2019 18:02

Efisiensi, Nissan Bakal Pensiunkan Hatchback dan Sedan

Nissan March
Nissan March Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO
Selain merumahkan belasan ribu karyawannya di seluruh dunia, Nissan juga akan memangkas 10 persen kapasitas produksi dan memangkas sejumlah model dari katalog produk.
ADVERTISEMENT
Mengutip Carscoops, Nissan akan menghilangkan 10 persen jajaran produk globalnya pada 31 Maret 2022. Menurut CEO Nissan, Hiroto Saikawa, di antara 60 model yang dimiliki oleh Nissan, Infiniti dan Datsun saat ini, mobil yang berukuran kecil seperti sedan dan hatchback adalah model yang sangat potensial untuk dihilangkan.
Lebih lanjut, sejumlah model yang dihilangkan termasuk Nissan Versa, Sentra, dan dua mobil sport mereka yaitu Infiniti Q60 dan Nissan 370Z. Nama Versa nampaknya menjadi model pertama yang akan ‘dimatikan’ oleh Nissan.
Nissan Sentra
Nissan Sentra Foto: dok. Carscoops
Sementara untuk 2 model sport yaitu Infiniti Q60 dan Nissan 370Z memang terus mengalami penurunan penjualan hingga 36 persen di bulan Juni.
Produk Nissan lainnya yang cukup rentan akan dipangkas yaitu truk pikap. Dalam beberapa waktu belakangan ini, produk-produk truk pikap Nissan terus mengalami penurunan penjualan. Bahkan di bulan Juni turun hingga 23 persen.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, produk Crossover, SUV dan MPV diprediksi masih akan dipertahankan karena angka penjualannya terbilang baik.
Test drive Nissan Livina
Test drive Nissan Livina Foto: dok. NMI
Sementara itu, pemangkasan karyawan dan perampingan model dilakukan menyusul laporan laba dari operasional perusahaan yang anjlok 98,5 persen selama periode April-Juni 2019.
Menurut laporan FInancial Times, dari 12.500 pekerja Nissan yang dirumahkan, sekitar 2.420 pekerja dari Meksiko dan Amerika Serikat, 2.540 di India dan Indonesia, 880 di Jepang, dan 470 di Spanyol.
Sumber kumparan menyebutkan bahwa jumlah pekerja yang dirumahkan lebih dari 500 orang. Selain itu, sejumlah karyawan pun ditawari program pensiun dini oleh perusahaan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan