Fakta-fakta BYD Atto 1 yang Tidak Ada di Brosur
31 Juli 2025 11:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Fakta-fakta BYD Atto 1 yang Tidak Ada di Brosur
Berikut ini 5 fakta BYD Atto 1 yang nihil di brosur. #kumparanOTOkumparanOTO

ADVERTISEMENT
Meluncurnya BYD Atto 1 di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi gebrakan baru di kancah otomotif nasional. Utamanya karena harga yang masuk ke segmentasi Low Cost Green Car (LCGC) seperti Toyota Agya dan Honda Brio.
ADVERTISEMENT
Namun, ada sejumlah fakta unik yang tidak akan dijumpai di brosur tentang Atto 1 ini. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya.
Batal Pakai Nama Seagull
BYD Motor Indonesia akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakan nama Seagull untuk model BYD termurah anyarnya. Penamaan tersebut dikoreksi agar lebih mudah diingat oleh masyarakat.
”Jadi, ini bagian dari global strategy kita untuk memberikan penamaan yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya di Indonesia,” kata Luther Panjaitan di arena GIIAS 2025 beberapa waktu lalu.
Mantan Desainer Lamborghini
Menilik fascia BYD Atto 1 tampak mirip dengan Lamborghini Huracan, ya? Itu bisa terjadi karena mantan desainer Lamborghini yakni Wolfgang Egger resmi menjadi kunci tampilan memukau BYD.
Sebelum bermigrasi ke BYD, Egger mengembangkan karirnya di Eropa, mulai dari mendesain Alfa Romeo, Lancia, Audi, hingga Lamborghini.
ADVERTISEMENT
Salah Satu EV Termurah di Indonesia
Ragam produk mobil listrik telah meramaikan pasar otomotif nasional. Namun, masih sedikit yang memiliki banderol harga di bawah Rp 200 juta.
Segmen mobil listrik di bawah Rp 200 juta sebelumnya dikuasai oleh Wuling Air EV yang dijual mulai dari Rp 184 jutaan. Namun, kini Atto 1 merambah pasar tersebut dengan harga mulai Rp 195 juta hingga Rp 235 juta.
Mengacu Model Eropa
BYD Atto 1 yang dijual di Indonesia mengarah pada BYD Dolphin Surf untuk pasar Eropa. Fakta ini dapat dikenali dari bumper depan dengan aksen panel hitam doff lebih tebal dibandingkan versi Tiongkok.
Soal paket baterai, ia menggendong BYD Blade Battery berkapasitas 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 kilometer pada tipe Dynamic. Sementara, varian Premium adopsi baterai lebih besar berkapasitas 38,88 kWh
ADVERTISEMENT
Harga Lebih Murah dari NJKB
Jelang peluncuran resminya, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) BYD Atto 1 yang tertera di Samsat DKI Jakarta dengan nomor tipe EQ-ETD-1 (4x2) punya nilai jual Rp 233 juta.
Sementara, tipe berkode EQ-STD-1 (4X2) AT punya nilai jual Rp 218 juta. Tapi faktanya BYD Atto dijual dengan harga yang turun secara signifikan dari NJKB.
“Harga NJKB di-set-nya sebelum akhirnya kendaraan tersebut dijual ke publik. Jadi tidak harus disamakan, itu hanya keperluan dalam mentoring saja,” jelas Luther
