kumparan
25 Maret 2019 13:04

Glory 560: SUV Mesin 1.5L Turbo dan Harga Rp 200 Jutaan

otomotif, dfsk, glory 560, spyshoot,
DFSK Glory 560 buat pasar China. Foto: Istimewa
Naiknya tren sport utility vehicle (SUV) membuat pabrikan coba membuka pasar baru. Model low SUV menjadi salah satu segmen yang cukup berkembang.
ADVERTISEMENT
Selain disuguhkan sejumlah model dari Jepang dan Amerika, dalam waktu dekat DFSK akan memasukkan Glory 560, yang kabarnya punya banderol kompetitif dan meluncur di Indonesia International Motor Show (IIMS) pada April 2019 nanti.

Bocoran Glory 560

Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan kumparan, DFSK Glory 560 ini akan mengemas mesin 1,5 liter turbo. Selain itu, dari sisi harga, sejumlah tenaga penjual mengungkap bahwa harga untuk model ini berada di angka Rp 200-250 juta.
otomotif, dfsk, glory 560, spyshoot,
Bocoran bagian belakang DFSK Glory 560 buat pasar Indonesia. Foto: Istimewa
Sementara itu, masuknya Glory 560 tentu membuat persaingan semakin menarik. Sebab, mengacu data Gaikindo, saat ini telah ada tujuh model yang main di kelas low SUV, yakni Rush, Terios, HR-V 1.5L, BR-V, S-Cross, Trax, dan Juke.
ADVERTISEMENT
Kemudian, kalau bicara pasar di dua bulan awal tahun ini, kondisinya justru terkoreksi 24,02 persen, dari 20.450 unit (Januari-Februari 2017) menjadi 15.538 unit (Januari-Februari 2018). Kendati demikian, segmen ini memiliki kontribusi sebesar 9,49 persen terhadap penjualan mobil secara nasional.

Dipegang Rush

Setelah memiliki tampilan serba baru di akhir 2018 lalu, Rush ngebut dan kuasai pasar low SUV sampai 60,97 persen pada dua bulan di 2019 ini. Total perolehannya mencapai angka 9.473 unit, atau naik 35,50 persen.
otomotif, gaikindo, Suv low,
Wholesales SUV low di Januari-Februari 2019. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
Kemudian pada urutan kedua ada Terios yang hanya mencapai 3.560 unit saja. Berbeda dengan saudaranya, jagoan Daihatsu ini harus turun 13,53 persen dibanding dengan perolehan tahun lalu.
Sedangkan dua utusan Honda 1.5L , HR-V, dan BR-V harus berada di posisi ketiga-keempat dengan perolehan masing-masing 2.009 dan 168 unit. Nasib BR-V semakin mengenaskan, dengan penurunan sampai 95,82 persen.
ADVERTISEMENT
Padahal di dua bulan awal 2018 lalu BR-V bisa terkirim ke diler sampai 4.019 unit. Lalu sisanya ada Trax 156 unit (-13,33 persen) dan Juke 6 unit (-86,36 persen).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan