Korlantas Ingatkan Polisi Pengawal VIP Tak Arogan di Jalan
·waktu baca 2 menit

Kasubditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Ruben Verry Takaendengan meminta personel polisi lalu lintas (Polantas) mengedepankan etika saat melakukan pengawalan kendaraan VIP dan VVIP.
Hal itu disampaikan Ruben dalam kegiatan pelatihan dan uji kompetensi pengawalan di Pusat Pendidikan Lalu Lintas (Pusdik Lantas). Sebanyak 50 personel Polantas dari delapan Polda Prioritas mengikuti kegiatan tersebut.
Menurut Ruben, kemampuan teknis pengawalan perlu dibarengi dengan perilaku yang baik saat bertugas di jalan raya.
“Yang kita inginkan petugas pengawalan tersebut bukan saja masalah teknik pengawalan itu sendiri, tetapi di dalamnya terkandung etika-etika,” kata Ruben dalam keterangan resmi Korlantas Polri.
Ia juga menyoroti sikap personel saat bertugas di lapangan. Menurut dia, anggota pengawal tidak boleh bersikap arogan terhadap pengguna jalan lain.
Setidak-tidaknya pada saat melakukan pengawalan, tidak arogan. Tidak mentang-mentang Polisi Lalu Lintas ini membawa kendaraan roda dua maupun roda empatnya, terus kemudian seenaknya dia di jalan.
Ruben meminta anggota tetap menghormati pengguna jalan lain, tidak membentak, dan tidak bertindak kasar ketika melakukan pengawalan.
Sebelum mengikuti uji kompetensi, para peserta menjalani pelatihan intensif selama tiga hari oleh instruktur dari Pusdik Lantas dan Korlantas Polri.
Korlantas Polri berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan dapat menerapkan standar pengawalan di wilayah tugas masing-masing.
