Mau Belajar Nyetir Mobil? Pahami Dulu Posisi Duduk yang Benar

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Posisi mengemudikan mobil Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Posisi mengemudikan mobil Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Posisi duduk saat belajar nyetir mobil tidak boleh asal. Para pemula wajib mengatur posisi mengemudinya secara ideal supaya terbiasa nantinya.

Pasalnya tak sedikit orang yang baru belajar mobil justru duduknya asal-asalan. Ada yang terlalu maju sehingga tidak menyandar, ada juga yang posisi tangannya terlalu menekuk ke setir.

Posisi mengemudi di New Daihatsu Sigra. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Menurut praktisi keselamatan berkendara Andry Berlianto, posisi mengemudi yang ideal akan lebih memperlancar belajar mobil.

Berikut ini Andry beberkan posisi mengemudi yang dianjurkan.

1. Punggung harus menyandar

Optimalkan pengaturan sliding maupun reclining jok mobil. Atur sedemikian rupa agar posisi duduk nyaman dan rileks seperti biasa. Tapi perlu ingat, punggung wajib menempel pada sandaran jok.

Posisi mengemudi Isuzu Panther Foto: Bangkit Jaya Putra

"Harus nyender ke kursi, karena posisi itulah tubuh dapat merasakan gerakan bodi kendaraan saat bergerak," jelas Andry saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.

2. Posisikan tangan sedikit menekuk

Lalu atur posisi tangan seperti jarum jam 10-2, kemudian letakkan jempol di bagian luar kemudi. Ini supaya pengemudi bisa leluasa memutar setir. Bila perlu atur posisi tilt kemudi sesuai kenyamanan masing-masing.

"Siku sedikit menekuk keluar dan upayakan rileks, tidak kaku, tidak lurus ke lingkar kemudi," tambahnya.

Posisi mengemudi Honda Brio, kaca dibuka untuk menguji efisiensi bahan bakarnya Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

3. Kaki juga harus sedikit menekuk

Tak cuma tangan, kaki juga diatur supaya sedikit menekuk. Namun tetap harus posisikan senyaman mungkin, dalam artian tidak lurus kaku.

Kaki yang menekuk memungkinkan pengemudi bisa melakukan gerakan menginjak atau melepas pedal gas dengan bebas.

Ilustrasi mengemudi dengan sepatu Foto: Alfons Hartanto/kumparanOTO

4. Atur headrest sejajar kepala

Kemudian posisikan headrest sejajar dengan kepala. Pastikan bagian belakang kepala bisa menyandar dengan sempurna.

Andry mengatakan hal tersebut sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengemudi. "Agar saat terjadi efek whiplash kepala mengayun sempurna ke belakang dan depan, jangan gunakan bantal di headrest mobil karena bisa mencederai leher," pungkasnya.

Posisi mengemudi Nissan Livina Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
collection embed figure