kumparan
search-gray
Otomotif18 Mei 2020 16:28

Ninja 250 4-Silinder Tak Kunjung Meluncur, Kawasaki Khawatir Konsumennya `Kabur`

Konten Redaksi kumparan
Ninja 250 4-Silinder Tak Kunjung Meluncur, Kawasaki Khawatir Konsumennya `Kabur` (24707)
Tampilan samping Ninja 250 4-Silinder (ZX-25R). Foto: dok. kumparan
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) buka suara soal kepastian peluncuran Ninja 250 4-silinder setelah batal dirilis karena pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Mulanya, Ninja 250 4-Silinder akan diluncurkan bersamaan dengan gelaran Kawasaki Bike Week (KBW) pada 4 April 2020, namun kemudian digeser dan dijadwalkan debut di diler Kawasaki Abdul Muis, Jakarta, yang kemudian juga dibatalkan.
"Yang pasti bukan bulan Ramadhan ya. Mudah-mudahan Jakarta kan mulai melandai nih kurva coronanya dan 22 Mei jadi titik poinnya. Kalau tidak diperpanjang udah deh itu tenang. Kemarin juga saya pantau soal tanggal recovery corona itu kapan, kurang lebih tanggal (rilis) nya mirip-mirip," kata Head Sales and Promotion PT KMI, Michael C. Tanadhi saat dihubungi kumparan beberapa waktu lalu.
Ninja 250 4-Silinder Tak Kunjung Meluncur, Kawasaki Khawatir Konsumennya `Kabur` (24708)
Ninja 250 4-Silinder menggunakan knalpot aftermarket. Foto: dok. Kawasaki Motor Indonesia
Akan tetapi, bila pandemi ini tak kunjung mereda, KMI, kata Michael, akan mempertimbangkan opsi peluncuran secara virtual. "Iya ini jadi juga jadi pertimbangan (launching virtual) atau mungkin nanti inden motor ke dilernya lewat aplikasi Whatsapp. Itu kita pikirkan," kata dia.
Ninja 250 4-Silinder Tak Kunjung Meluncur, Kawasaki Khawatir Konsumennya `Kabur` (24709)
Tampilan depan Ninja 250 4-Silinder (ZX-25R). Foto: Ghulam Muhammad Nayazri/kumparan
Ia menambahkan, KMI tidak bisa menahan peluncuran lebih lama lagi. Sebab, ini bisa membuat potensial konsumen Kawasaki Ninja 250 4-silinder kabur.
ADVERTISEMENT
"Di saat ini pandemi dampak ekonominya kan besar, salah satu yang kami takuti adalah uang yang seharusnya sudah direncanakan beli motor justru terpakai. Di satu sisi kita pikirkan keamanan dan aturan pemerintahan, di sisi lain kita juga khawatirkan kemungkinan penundaan atau malah batal beli," timpal Michael.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white