Polling kumparan: 59,14% Pembaca Tak Tertarik Beli Mobil Listrik China

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. Foto: REUTERS/Antonio Bronic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik. Foto: REUTERS/Antonio Bronic

Sebanyak 68,2 persen atau 59,14 pembaca tak tertarik untuk membeli mobil listrik yang diproduksi oleh pabrikan otomotif China. Angka ini merupakan hasil polling kumparan yang beredar pada 21 sampai 31 Mei 2024.

Total ada 2.232 pembaca yang berpartisipasai dalam polling ini. Selanjutnya 40,86 persen atau 912 pembaca memilih tertarik membeli mobil listrik China.

embed from external kumparan

Saat ini beragam brand otomotif asal China berdatangan ke Indonesia, menjual berbagai model mobil listrik, termasuk harga jual yang kompetitif dibanding mobil konvensional.

Wuling dan DFSK telah melakukan penetrasi dengan meniagakan mobil listrik yang harganya di bawah Rp 200 juta. Di atas itu, kita akan menemui model lain buatan BYD, Chery, MG, hingga Neta.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil listrik yang terjual pada Januari-April 2024 mencapai 7.749 unit. Ini naik 151,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Merek mobil listrik yang paling banyak didistribusi adalah Wuling, Chery, dan MG selama empat bulan pertama tahun ini.