Segera Cek Komponen Ini, Jika Mobil Hybrid Terendam Banjir

Populasi mobil hybrid di Indonesia khususnya di Ibu Kota Jakarta sudah semakin banyak, membuatnya berpotensi ikut menjadi korban ketika banjir melanda tanah Batavia.
Nah pertanyaannya, seberapa rentan mobil hybrid akan kerusakan ketika menerjang banjir dibanding mobil biasa, dan bagaimana penanganannya?
Dijelaskan Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, pada dasarnya mobil hybrid dan konvensional sama-sama tak didesain untuk dikendarai pada kondisi banjir. Hanya saja, dia menjelaskan untuk mobil hybrid pemilik harus segera mengecek tiga komponen penting sistem vitalnya.
"Penanganan banjir antara mobil hybrid dan non hybrid itu sama saja. Dalam artian sama-sama rentan. Kalau melewati genangan air setengah ban itu masih aman," kata Suparna saat dihubungi kumparan, Selasa (7/1).
Lebih lanjut ia menjelaskan, bagian-bagian mobil yang hybrid yang riskan rusak meliputi sistem kelistrikan yang terendam, contohnya seperti alternator, sensor di roda, knalpot, transmisi, tak terkecuali komponen gardan.
"Pertama rentan (rusak) adalah baterai, kemudian relay atau sensor yang ada di floor (lantai). Tetapi sebenarnya komponen itu sudah terproteksi dengan baik dan posisinya bukan di bawah," jelas Suparna.
Kemudian adalah motor listrik, Suparna menjelaskan komponen ini juga rawan terjadi masalah. Letak komponen ini biasanya ada di bagian bawah atau di belakang komponen transmisi. Kendati demikian, ia juga meyakini jika komponen tersebut diproteksi dengan baik.
"Sudah dilapisi proteksi seperti anti air, jadi kalau terciprat air sebentar saja enggak ada masalah," ujarnya.
Nah selain komponen baterai dan motor listrik, tak ada salahnya untuk melakukan pengecekan di inverter hybrid, yang berfungsi mengubah arus DC ke AC, yang nanti akan dipakai untuk memutarkan motor listrik.
"Ini sistem kontrol yang berada di atas mesin, seharusnya aman kena banjir, tapi kalau terendam dalam dan lama, semua mobil pun pasti akan alami kerusakan," lanjutnya,
Mobil hybrid dapat diskon perbaikan
Merespons peristiwa banjir, Auto2000 sebagai diler yang menyediakan layanan penjualan dan purna jual untuk konsumen Toyota memberikan diskon perbaikan untuk mobil yang terdampak. Tak hanya mobil konvensional, mobil hybrid pun bisa dapat potongan harga.
"Tetap dapat diskon jasa perbaikan 30 persen dan sparepart itu 10 persen. Ini adalah bentuk kepedulian dan empati kita kepada pelanggan," katanya.
Sebagai informasi, periode potongan harga atau diskon tersebut berlaku hingga 3 Februari 2019. Disamping itu, khusus pelanggan yang memiliki asuransi, akan mendapatkan layanan lain, berupa paket dan diskon tertentu. Lamanya periode penanganan pasca banjir ini akan dilakukan sejak 6 Januari sampai 29 Februari 2020.
