Simak 4 Hal yang Bikin Motor Cepat Rusak

kumparanOTOverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Service motor matic di Adam Motor, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto:  Ainul Qalbi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Service motor matic di Adam Motor, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Foto: Ainul Qalbi/kumparan

Tak dipungkiri, masih banyak pemotor yang tak paham bagaimana merawat kendaraannya. Akibatnya, komponen motor usianya jadi pendek sehingga harus keluar biaya ekstra buat penggantian, atau bahkan perbaikan.

Merespons fenomena tersebut, Service Advisor Kawasaki Super Sukses Tangerang Rizal coba mengingatkan, setidaknya ada 4 kebiasaan buruk biker, yang bisa membuat motornya cepat rusak. Simak berikut ini.

Telat servis atau ganti oli

Tahapan ganti oli gardan Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Melakukan servis berkala termasuk mengganti oli yang sudah menurun kualitasnya, sudah jadi ritual wajih pemilik kendaraan.

Resikonya bila telat atau bahkan abai, bagian dalam mesin bisa cepat overheat, setang seher macet, laher (bearing crankshaft) rusak, sama komponen mesin lainnya ikutan aus nanti.

Bila mengikuti anjuran pabrikan, ganti oli dilakukan setiap kelipatan 3.000 km atau 4.000 km.

Sparepart palsu

Ilustrasi spare parti Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Perbandingan harga yang cukup besar jadi alasan pemilik kendaraan memilih komponen palsu atau KW. Selain durabilitasnya tak sebagus produk original, sparepart KW ternyata bisa berdampak negatif pada sepeda motor.

"Biasanya tidak presisi, nanti si mekanik mengakali dengan mengubah bentuk. Ketahanan barang juga jauh berbeda dengan yang asli," ungkap Rizal.

Bensin eceran

Pertamini di Bekasi Foto: Yuana Fatwalloh/Kumparan

Bensin eceran banyak dijajakan pedagang di pinggir jalan. Nah, tidak sedikit pemotor yang membeli bensin eceran dengan alasan lebih cepat dan tak perlu mengantri. Padahal banyak hal negatif yang bisa berdampak pada sepeda motor.

"Kita enggak tahu apakah bensin itu dicampur atau enggak. Posisinya juga diletakan terbuka, sinar matahari bisa mempengaruhi kualitas bensin," jelasnya.

Mematikan mesin motor tanpa kunci

Model kunci Honda Genio Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Yang satu ini paling sering dilakukan. ketika sepeda motor dalam kondisi putaran mesin tinggi, mematikan langsung membuat mesin tak mendapatkan suplai oli yang maksimal.

"Saat mesin dimatikan secara mendadak pergerakan kruk as juga akan berhenti dan sangat riskan untuk proses suplai oli. Biasanya pakai side stand atau saklar cut engine off," imbuhnya.

collection embed figure