Tak Perlu ke Bengkel Begini Cara Merawat Rantai Motor di Rumah
·waktu baca 3 menit

Rantai motor punya peran penting dan berkaitan dengan performa kendaraan. Sesuai fungsinya ia meneruskan daya dari mesin untuk menggerakkan roda.
Nah jika kondisi rantai sudah aus atau rusak maka akan ada beberapa hal yang dirasakan pemilik motor. Pertama laju kendaraan tersendat, rantai mudah kendur, dan bahkan bisa saja putus ketika motor sedang dikendarai.
Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan, menjaga kualitas rantai motor harus dilakukan dengan benar agar kondisinya selalu optimal.
"Pengguna sepeda motor sangat perlu memperhatikan kualitas rantai roda sepeda motor kesayangannya agar kondisinya selalu prima. Perawatan ataupun pengecekan rantai roda disarankan rutin dilakukan setiap periode 4.000 km," kata Endro dalam keterangan resminya.
Nah pada artikel kali ini, Endro akan mengungkapkan 3 rahasia atau cara jitu merawat rantai motor dengan benar. Tentu tujuannya agar rantai awet dan punya umur yang panjang.
1. Pahami bagian penting rantai
Sebelum melakukan perawatan, sebaiknya pelajari dulu bagian-bagian yang ada di rantai roda. Rantai pada sepeda motor terhubung dengan drive sprocket (gear mesin) dan driven sprocket (gear pada roda).
Rantai sendiri terdiri dari roller link saling terhubung yang disatukan dengan master link sebagai penyambung dua sisi rantai.
Selain itu perhatikan pemilihan jenis rantai yang digunakan, terdapat perbedaan ukuran rantai motor bebek dan sport. Perbedaan terdiri dari ukuran panjang rantai dan juga ukuran lebar dari roller link.
"Mengetahui bagian-bagian dari merupakan salah satu langkah awal untuk mengetahui letak pemberian pelumas pada rantai sekaligus pengecekan kualitas rantai. Pengguna sepeda motor perlu memastikan roller link dapat berputar 180 derajat” pungkas Endro.
2. Atur jarak main bebas rantai
Kedua adalah mengatur jarak main bebas rantai yang benar. Tujuannya agar rantai roda bisa mendapatkan tenaga yang optimal dari mesin motor.
Caranya dengan melihat informasi jarak main bebas rantai yang umumnya berupa stiker di bagian cover rantai atau swing arm.
Dalam mengukur kekencangan rantai roda, para pengguna sepeda motor harus memastikan sepeda motor berada pada posisi standar tengah dan posisi gigi netral, kemudian putar roda untuk menemukan kekenduran rantai yang paling kecil.
Terakhir, gunakan penggaris mengukur tingkat kekenduran pada bagian kekenduran yang paling kecil atau di tengah-tengah antara dua sprocket.
"Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat,” tambahnya.
3. Pakai pelumas
Nah sebelum memberikan pelumas, ada baiknya melakukan pembersihan lebih dulu pada rantai. Anda bisa menggunakan cairan pembersih seperti detergen dan sikat kecil untuk menggosoknya.
Setelah itu lakukan pengeringan dengan kain bersih pada seluruh bagian rantai. Hindari menggunakan bensin ketika membersihkan rantai karena berpotensi merusak struktur dalam rantai.
Setelah proses membersihkan rantai selesai, beri pelumas dengan menggunakan pelumas rantai roda. Berikan oli atau pelumas pada roller rink dan link plate.
Jika memilih oli pastikan menggunakan gear oil dengan kode SAE 80-90 kondisi baru, sehingga kualitas rantai bisa terjaga dengan baik.
Merawat rantai sepeda motor merupakan salah satu hal penting hal sebagai langkah memperpanjang umur rantai dan menghindar kemungkinan lepas dari gear set," jelas Endro.
Bagaimana, mudah bukan? Cara ini pastinya bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Selamat mengerjakan!
