Vespa LX Batik x Iwan Tirta, Edisi Seremoni Peresmian Pabrik Piaggio Bekasi

24 November 2022 10:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Seremoni peresmian pabrik Piaggio Group Indonesia dibarengi dengan pengenalan produk rakitan lokal perdana. Model tersebut adalah Vespa LX yang menjadi lini produk termurah.
ADVERTISEMENT
Bukan cuma itu, sebagai selebrasi, pabrikan merilis Vespa LX i-get 125 edisi spesial 'Batik' yang berkolaborasi bersama Iwan Tirta. Roda dua tersebut mejeng di sana sebagai showcase, yang dijual dengan harga Rp 77 juta.
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang hadir mengapresiasi langkah Piaggio Group yang akhirnya mendirikan pabrik perakitan.
"Piaggio merupakan perusahaan unik, termasuk dalam hal desain produk yang kita lihat hari ini ada perkawinan yang baik antara Italia dan Indonesia, di mana Vespa mengenalkan special collection dengan kearifan lokal yang disebut Vespa Batik," katanya.
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Filosofi desain batik di Vespa LX Batik

Dalam publikasi resmi, unsur batik yang melekat pada Vespa LX edisi spesial tersebut, mengandung desain batik asli Indonesia. Polanya menyimbolkan 7 desain yang merepresentasi Sabang hingga Merauke, Indonesia dari Barat hingga Timur.
ADVERTISEMENT
"Desain utama batik pada Vespa Batik LX 125 i-get adalah adaptasi motif tradisional 'Tambal Jagad', yang menggambarkan kolase dari berbagai motif batik, yang terinspirasi oleh latar belakang dan budaya yang mewakili Indonesia sebagai negara kepulauan."
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Tujuh desain batik tersebut meliputi:
  1. Perisai, dari Kalimantan yang berarti proteksi dan ketahanan
  2. Megamendung, dari Jawa Barat yang berarti kemakmuran dan kehidupan
  3. Ayam Kasuari, dari Papua yang berarti kekuatan dan panjang umur
  4. Sokowani, dari Sumatera yang berarti pesona dan karisma
  5. Tenun Ikat Menjangan, dari Nusa Tenggara yang berarti ingatan dan warisan
  6. Kawung, dari Jawa Tengah yang berarti kepemimpinan dan kebijaksanaan
  7. Poleng, dari Bali yang berarti keseimbangan hidup.
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Pola batiknya tersemat di beberapa bagian bodi motor, mulai dari sisi depan, samping bodi, dan di bawah kokpit. Desainnya berpadu indah dengan kelir Vespa green relax yang sejuk dipandang.
ADVERTISEMENT
Setiap pembelian model ini nantinya akan dilengkapi boks dan helm khusus, yang juga dilengkapi decal batik sebagai kelengkapan berkendara.
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Perihal spesifikasi jantung mekanis, serupa dengan Vespa LX 125 yang tengah dipasarkan sekarang. Sasis monokoknya mengemas mesin 125 cc i-get, satu silinder, 3-katup.
Di atas kertas menjanjikan tenaga hingga 10,1 dk pada 7.600 rpm dan torsi maksimum 10,2 Nm pada putaran 6.000 rpm. Adapun suspensi depannya menganut lengan tunggal, pun dengan kaki-kaki belakangnya.
Ukuran roda depan 11 inci berukuran 110/70 dan belakang 12 inci berukuran 120/70. Dalam sekali pengisian penuh, tangki Vespa LX 125 sanggup menenggak 7 liter bensin.
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020