kumparan
19 Sep 2019 9:17 WIB

Angkatan Laut AS Akui Kebenaran Video Penampakan UFO

Ilustrasi UFO, benda yang terbang di langit. Foto: pixabay.com
Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut AS mengakui kebenaran serangkaian video yang memperlihatkan sebuah objek terbang yang tidak dikenal (Unidentified Flying Object/UFO) sedang melintas di langit Bumi.
ADVERTISEMENT
Pada Desember 2017 dan Maret 2018, The New York Times merilis tiga video yang diduga tidak untuk dipublikasikan. Video itu diambil oleh Angkatan Laut AS, kala mereka membuntuti beberapa benda terbang yang tidak dikenal.
Benda misterius itu bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, terbang puluhan ribu kaki di atas Bumi. Benda asing ini tanpa sayap, mesin, atau tanda-tanda penggerak apapun laiknya pesawat yang sering dijumpai manusia.
Namun, hingga sampai saat ini, 'pesawat' itu masih menjadi tanda tanya besar. Apakah itu sebuah piring terbang? Atau pesawat tanpa awak alias drone berteknologi tinggi? Mereka belum mengetahuinya secara pasti.
Video
Dalam pernyataan yang disampaikan di situs web berita intelijen The Black Vault, Joseph Gradisher, juru bicara Wakil Kepala Operasi Angkatan Laut menyatakan, bahwa Angkatan Laut secara resmi menganggap benda yang ada di dalam tiga video tersebut adalah “fenomena udara tak dikenal”.
ADVERTISEMENT
Ini berarti, video menakutkan tersebut adalah asli. Objek-objek asing yang muncul saat latihan militer terbatas pada tahun 2004 dan 2015 itu tidak seharusnya ada dalam video. Sampai saat ini, benda itu belum teridentifikasi sebagai jenis pesawat yang dikenal.
Rekaman UFO juga tidak pernah dibuka kepada publik. “Artinya ini adalah tiga fenomena tak dikenal yang tidak pernah kamu ketahui,” ujar Gradisher, seperti dikutip Live Science.
Menurut laporan The Black Vault, video ini mungkin telah dirilis secara tidak benar oleh mantan karyawan Pentagon, yang mendapatkan izin untuk membagikannya ke beberapa lembaga pemerintah sebagai bagian dari basis data tentang kendaraan udara tak berawak (unmanned aerial vehicles/UAV).
“Namun, para pejabat Angkatan Laut AS tidak pernah mengizinkan rekaman itu untuk disebarkan kepada publik,” tambah Gradisher.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Angkatan Laut AS? Mengingat penampakan dalam video hanya beberapa akrobat di udara saja.
Video yang diambil pada tahun 2004, misalnya. Tampak benda-benda tidak dikenal muncul secara tiba-tiba di atas ketinggian 24.384 meter, kemudian turun ke bawah hingga ketinggian 6.000 meter dan melayang, lalu keluar dari jangkauan radar dan melesat ke atas.
Tidak ada yang menjelaskan atau mengkonfirmasi bahwa UFO ini ada hubungannya dengan pengunjung asing. Mereka tetap tidak dapat diidentifikasi atau dijelaskan oleh pengetahuan penerbangan saat ini. Mungkin saja hal semacam ini justru lebih sering terjadi tanpa kita ketahui.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan