Kumparan Logo

Astronaut NASA Diduga Lakukan Tindak Kriminal Pertama di Luar Angkasa

kumparanSAINSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Astronaut NASA Anne McClain. Foto: NASA
zoom-in-whitePerbesar
Astronaut NASA Anne McClain. Foto: NASA

Seorang astronaut Amerika Serikat mendapat tuduhan melakukan tindakan kriminal di saat sedang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS). Sekarang, NASA sedang menyelidiki tuduhan tersebut.

Anne McClain (40 tahun), seorang astronaut NASA, dituduh mengakses rekening bank mantan pasangannya, Summer Worden (44). McClain melakukan hal ini saat sedang berada di ISS. Hal ini membuat Worden melakukan laporan kepada Federal Trade Commission.

Worden menuduh McClain melakukan pencurian identitas dan secara tidak benar mengakses catatan keuangan pribadinya. The New York Times melaporkan, McClain mengakui dirinya mengakses rekening itu dari ISS. Tapi, dia menolak tuduhan bahwa ia melakukan suatu hal yang salah.

Astronaut NASA Anne McClain. Foto: NASA

McClain mengatakan melalui pengacaranya, bahwa maksud dirinya mengakses rekening bank Worden, adalah memeriksa kondisi keuangan untuk mengurus anaknya yang dibesarkan bersama, sebelum akhirnya mereka berpisah.

"Dia (McClain) dengan keras menolak tuduhan melakukan sesuatu hal yang tidak pantas," kata Rusty Hardin, pengacara McClain, dilansir BBC News.

Anak yang berusia 6 tahun ini adalah putra dari Worden, yang lahir sekitar setahun sebelum Worden bertemu dengan McClain.

Menurut laporan The New York Times, Worden menolak membiarkan McClain mengadopsi putranya, bahkan ketika dua perempuan ini memutuskan menikah pada akhir 2014.

McClain bertugas di ISS selama enam bulan. Dia berangkat dari Bumi pada 3 Desember 2018. Pada 22 Maret 2019, McClain melakukan spacewalk pertamanya, atau keluar dari stasiun luar angkasa dan berjalan mengambang di ruang hampa udara, selama enam jam 39 menit. McClain kembali ke Bumi pada 24 Juni 2019.

Astronaut NASA Anne McClain (tengah). Foto: NASA

McClain dan Worden, keduanya adalah seorang perwira intelijen Angkatan Udara AS. Worden mengajukan gugatan cerai pada 2018, dan di tahun ini pula, McClain mengajukan hak pengasuhan bersama untuk anak ini di pengadilan Harris County, Texas.

McClain lulus dari akademi militer West Point yang bergengsi. Dia telah terbang selama lebih dari 800 jam dalam perang di Irak sebagai pilot Angkatan Darat. Kemudian, ia memenuhi syarat untuk terbang ke luar angkasa bersama NASA pada 2013.

Bagaimana hukum bekerja di luar angkasa?

Ada sejumlah negara atau badan antariksa yang terlibat di ISS. Mereka adalah Amerika Serikat, Jepang, Rusia, Kanada, dan beberapa negara Eropa.

Ada sebuah kebijakan di ISS di mana hukum nasional masing-masing negara berlaku bagi setiap warga negaranya.

Ketika ada seorang warga negara Kanada yang melakukan tindakan kriminal di luar angkasa, maka ia akan ditindak berdasarkan hukum Kanada. Jika pelakunya orang Rusia, maka ia akan ditindak berdasarkan hukum Rusia.

Logo NASA. Foto: NASA

Selain itu, ada juga aturan yang menetapkan kebijakan ekstradisi ketika tertuduh tindakan kriminal sampai di Bumi. Jadi, sebuah negara yang ingin menuntut warga negara lain yang melakukan tindakan kriminal di luar angkasa bisa melakukan ekstradisi itu.

Hal ini menjadi penting dibahas karena wisata luar angkasa semakin mungkin terjadi dalam waktu dekat. Untuk sekarang, kebijakan hukum yang berlaku di ISS masih bisa berjalan dengan baik.