Kumparan Logo

Begini Kata Ahli soal Anak Angkat Ruben Onsu Minum ASI Sarwendah

kumparanSAINSverified-green

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ruben Onsu dan Betrand Peto. Foto: Instagram/ @betrandpetoputraonsu
zoom-in-whitePerbesar
Ruben Onsu dan Betrand Peto. Foto: Instagram/ @betrandpetoputraonsu

Tak bisa disangkal, Air Susu Ibu (ASI) memang makanan terbaik yang dapat diberikan ibu kepada bayinya. Hal itu telah ditegaskan pula oleh para ahli kesehatan kandungan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

ASI diketahui mengandung nutrisi paling lengkap yang diperlukan anak demi tumbuh kembangnya yang optimal. Ia juga sangat cocok dengan sistem pencernaan bayi yang masih belum sempurna.

Bayi membutuhkan ASI setidaknya selama enam bulan untuk bisa tumbuh secara optimal. Namun menurut anjuran WHO dan badan kesehatan lainnya, sang ibu tetap bisa menyusui bayinya hingga dua tahun lebih sampai siap untuk disapih.

Ilustrasi ASI. Foto: Shutter Stock

Nah, bicara soal ASI sebagai makanan terbaik untuk bayi, bagaimana jika ia juga dikonsumsi oleh anak-anak yang akan beranjak remaja berusia 14 tahun. Hal inilah yang dilakukan Betrand Peto, anak angkat dari pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah.

Betrand secara rutin mengonsumsi ASI perah Sarwendah yang saat ini masih menyusui putri bungsunya, Thania Putri Onsu yang berusia lima bulan. Menurut pengakuan Ruben, putranya itu meminum ASI perah setidaknya dua sampai tiga kali sehari. Sarwendah bahkan telah menyiapkan alat pendingin khusus untuk menyimpan ASI yang akan dikonsumsi Betrand.

Presenter Ruben Onsu bersama Sarwendah dan Betrand Peto saat konferensi pers di Kawasan Tendean, Jakarta, Senin, (7/10). Foto: Ronny

Ruben sendiri telah menjelaskan alasannya memberikan ASI pada Betrand berawal ketika putra sulungnya itu terlihat sedih menyaksikan sang ibu saat sedang menyusui Thania.

“Dikasih ASI itu karena ada satu momen di mana Betrand itu sedih dan diam saja. Betrand melihat adiknya disusui oleh ibunya. Betrand hanya bilang, 'Bahagia ya, Bun jadi Thania, dia minum air susu ibu', 'Kenapa emangnya?' 'Iya, kakak waktu kecil minum teh manis.' Itu katanya Betrand," kata Ruben, Senin (18/11).

Menanggapi hal ini, Wiyani Pambudi, Praktisi Kesehatan Anak yang juga dikenal sebagai Konselor ASI, secara tegas mengungkapkan bahwa ASI bukanlah obat pelipur nostalgia masa kecil seorang remaja.

Ilustrasi ASI perah. Foto: Thinkstock

“Walau ia sempurna, tapi keragaman komposisi ASI sangat spesifik ditujukan untuk bayi yang sedang menyusu pada ibunya,” ujar Wiwin yang saat ini berpraktik di BJ Medical Center, Jakarta Barat, saat dihubungi kumparanSAINS, Selasa (19/11).

Di dalam ASI terkandung senyawa yang disebut Wiwin sebagai pelindung imunitas, pendukung pertumbuhan, penyedia energi juga penyokong intelegensi. Lebih jauh lagi, ASI disebutnya menjadi perekat ikatan batin antara ibu dan bayinya.

Seorang remaja yang tumbuh sehat dan bahagia, kata Wiwin, tak punya indikasi mengonsumsi ASI. Terlebih ketika ASI ternyata juga bisa membagikan virus dan bakteri. “Apalagi dalam bentuk ASI perah yang menerima perlakuan berpindah media dan berubah suhu penyimpanan,” sambungnya.

Sebelum berbagi ASI, Wiwin menyebutkan ada beberapa hal yang seharusnya dipertimbangkan.

“Kontaminan, obat yang dikonsumsi ibu, transmisi penyakit, potensi turun atau hilangnya komponen bioaktif pada ASI perah jadi pertimbangan sebelum berbagi ASI, sekalipun untuk kerabat atau anak angkat,” pungkasnya.