Hong Kong Open: Langkah Fajar/Rian Selesai di Babak Kedua

Tidak ada Fajar Alfian/Muhammad Rian di perempat final Hong Kong Open 2019. Langkah mereka terhenti di babak kedua akibat kalah 19-21 dan 14-21 dari ganda Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.
Fajar/Rian mesti menerima kenyataan bahwa Hong Kong Open tahun ini gemar memberi mereka kesulitan meski baru di babak awal. Bukti paling sahih, ya, pertandingan pada Kamis (14/11/2019) di Court 2 Hong Kong Coliseum ini.
Kondisi demikian terlihat dalam gim pertama yang berlangsung sengit sejak awal. Tak mengejutkan jika akhirnya skor imbang melulu sampai kedudukan 9-9.
Gempuran smash Fajar saat memimpin akhirnya membuahkan hasil. Reli yang dibangun hampir dengan 20 pukulan itu berakhir begitu Fajar mengarahkan smash ke tubuh Yi.
Awalnya Yi terlihat seperti bisa meredam pukulan, seperti yang dilakukannya di pukulan-pukulan sebelumnya. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.
Yi terlambat mengayun raket sehingga shuttlecock jatuh lebih dulu di belakangnya. Cara ini mengantar Fajar/Rian unggul 12-9.
Kondisi Fajar/Rian belum aman. Sin/Yi malah sanggup menyamakan kedudukan menjadi 13-13. Bila diperhatikan, Fajar/Rian masih unggul agresivitas atas Sin/Yi.
Persoalannya klasik. Eror ketika tampil menekan. Misalnya dalam reli di kedudukan 14-14. Setelah begitu gigih meredam serangan lawan, aksi Fajar/Rian berakhir antiklimaks. Pengembalian Rian mengantar shuttlecock jatuh di belakang garis lapangan.
Tertinggal 15-16, Fajar/Rian menyamakan kedudukan 16-16. Kali ini yang berperan adalah tubian smash Fajar. Pengembalian yang tidak terukur kembali menjadi pangkal persoalan.
Rian melepaskan pukulan jauh yang justru membuat shuttlecock keluar. Kesalahan ini membuat Sin/Yi memimpin 20-18.
Kalah 19-21 di gim pertama, Fajar/Rian memasuki gim kedua dengan pressure lebih. Sayangnya, pressure demikian tidak membuat Fajar/Rian tampil lebih baik.
Fajar/Rian unggul 2-0, tetapi lawan bisa merapatkan jarak jadi 1-2. Penyebabnya adalah smash Fajar. Manuver itu bukannya mendatangkan angka, malah merampas angka karena membuat shuttlecock terjatuh sedikit di belakang garis. Tipis, sih, tetapi out tetap out.
Secara keseluruhan, kondisi gim kedua tidak berbeda jauh dengan gim pertama. Fajar/Rian menekan, tetapi Sin/Yi menjawab dengan cara yang lebih aman.
Hasilnya tidak mengecewakan bagi kubu Malaysia. Walau skor sempat imbang 7-7, interval tetap mereka tutup dengan keunggulan 11-10.
Sin/Yi bukannya hanya bermain menunggu melulu. Mereka tidak menyerang secara sporadis. Ambil contoh saat mereka meraih keunggulan 13-11. Yi menyambar pukulan lawan dengan dropshot yang mengarah ke tubuh.
Pun begitu mereka unggul 14-11. Smash kencang Sin membuat Fajar kehilangan kendali sehingga shuttlecock tercampak dari lapangan.
Alih-alih menghentak, Rian malah merutuk kesal. Sergapan dari depan net awalnya ia pandang sebagai cara efektif untuk meraih angka. Kenyataannya tidak demikian, setidaknya dalam kedudukan 15-12.
Manuvernya justru berujung eror sehingga shuttlecock membentur net. Itu artinya, Sin/Yi memimpin 16-12.
Kondisi Fajar/Rian belum membaik. Lawan berhasil menggiring kedudukan 17-12 pada keunggulan 18-12. Kendali serangan dalam kedudukan ini ada di tangan Sin/Yi.
Fajar/Rian hanya mampu merespons dengan rangkaian pukulan defensif. Sudah begitu, hasilnya pahit. Pengembalian Fajar belum cukup hebat untuk mengantar shuttlecock ke bidang permainan Sin/Yi.
Keunggulan Sin/Yi bukan keunggulan semu. Smash kencang mengarah ke Rian memastikan match point 20-14 jatuh ke tangan mereka. Bahkan kedudukan itu berhasil dikonversi menjadi kemenangan 21-14.
Ya, begitulah. Eror Fajar/Rian tidak hanya membuat mereka kehilangan gim, tetapi menghentikan langkah mereka di Hong Kong Open 2019.
