Hong Kong Open: Menang Dua Gim, Marcus/Kevin Genggam Tiket Babak Kedua

kumparanSPORTverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasangan Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Foto: Dok: PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Pasangan Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon. Foto: Dok: PBSI

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo membuat kubu Indonesia menutup hari kedua Hong Kong Open 2019 dengan semringah.

Melawan Lu Ching Yao/Yang Po Han pada Rabu (13/11/2019), Marcus/Kevin menang 21-18 dan 21-17. Kemenangan yang disegel di atas Court 1 Hong Kong Coliseum itu mengantar Marcus/Kevin pada babak 16 besar.

Yang menjadi lawannya pada Kamis (14/11/2019) adalah pemenang duel antara Liao Min Chun/Su Ching Heng dan Huang Kai Xiang/Liu Cheng.

Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon (kiri) dan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Foto: ANTARA FOTO/Nafielah - Humas PP PBSI

Gim pertama benar-benar tidak berpihak untuk Marcus/Kevin. Mereka bahkan tertinggal jauh hingga 4-8. Ini mengingatkan kita pada apa yang terjadi di babak pertama Fuzhou China Open 2019.

Namun, bukan Marcus/Kevin namanya kalau cepat menyerah. Lewat adu drive cepat, mereka merapatkan jarak menjadi 6-8.

Pengembalian jauh lawan yang membuat shuttlecock dinyatakan out kembali mengganjar Marcus/Kevin dengan poin. Kali ini, skor berubah menjadi 7-8.

Keunggulan akhirnya jadi milik Marcus/Kevin. Usai menyamakan kedudukan jadi 8-8, Marcus melepaskan smash jauh yang tidak bisa diamankan Yao/Han. Dari keunggulan 9-8 itu, arah angin mulai berbalik. Marcus/Kevin memimpin 11-8.

Posisi Marcus/Kevin ternyata belum aman sepenuhnya. Lawan berhasil mengimbangi 12-12 dan berlanjut 13-13.

Pengembalian Marcus memancing lawan melakukan eror dalam kedudukan 13-13. Han berusaha melepaskan pukulan defensif yang ternyata menjadi bumerang. Manuvernya itu gagal menyeberangkan shuttlecock ke bidang permainan Marcus/Kevin.

Pengembalian Kevin yang cepat bukannya tidak mungkin menjadi senjata yang menyerang balik bila kehilangan akurasi. Skenario itu membuat Yao/Han menyamakan kedudukan jadi 15-15. Alih-alih menambah angka, pengembalian service Kevin justru membuat shuttlecock terpental dari lapangan.

kumparan post embed

Yang patut diwaspadai bukan cuma smash Marcus/Kevin. Milik Yao/Han pun layak. Rentetan smash mereka membuat kedudukan berubah jadi 17-18. Han menutup tubian serangan itu dengan dropshot yang terlambat direspons Kevin.

Gim pertama tidak berakhir mengecewakan untuk kubu Indonesia. Marcus/Kevin melangkah ke gim kedua dengan membawa kemenangan 21-18.

Yao/Han membuka gim kedua dengan cara yang sama: Keunggulan. Ganda Taiwan ini memimpin 6-3 dan berlanjut ke 7-4.

Namun serupa di awal, Marcus/Kevin berhasil menghentak balik. Ganda putra terbaik dunia ini menyamakan kedudukan menjadi 7-7 yang bersambung ke 8-8.

Di poin penyeimbang pertama, Kevin menghajar lawan dengan smash kencangnya. Di poin penyeimbang kedua, giliran smash Marcus yang mengambil alih.

Reli sengit dan panjang muncul saat skor imbang 10-10. Marcus/Kevin sempat kerepotan ketika mengantisipasi rangkaian serangan Yao/Han.

Namun, duel itu tidak berlangsung searah. Marcus/Kevin merebut kendali serangan dan gantian merepotkan Yao/Han. Yao sampai terjatuh saat mengejar pengembalian depan net Marcus/Kevin.

Upaya itu tidak berakhir sia-sia. Dalam posisi terduduk, ia melepaskan drive yang membuat keunggulan 11-10 jadi miliknya dan Han.

Duel masih berlangsung sengit usai interval. Yao/Han bahkan bisa unggul 16-14. Setelah merapatkan jarak jadi 15-16, Marcus/Kevin bisa menyamakan skor 16-16. Poin penyama kedudukan itu diraih berkat kemenangan di reli sengit yang didominasi dengan jumping smash Marcus dari area belakang.

kumparan post embed

Tetap menekan walau lawan bangkit adalah kualitas yang membuat Marcus/Kevin berhak berdiri di puncak klasemen ganda putra lebih dari 110 minggu. Tekanan intens pula yang membawa mereka memimpin balik 19-16.

Flick service Kevin kembali mempertontonkan maginya. Cara itu yang dipakai untuk menggeser kedudukan pada match point 20-17. Kemenangan gim kedua berhasil direngkuh Marcus/Kevin. Kesalahan lawan saat meredam serangan Kevin membuat shuttlecock terpental dari lapangan.

Kemenangan 21-18 dan 21-17 milik Marcus/Kevin ini membuat Indonesia memiliki empat wakil ganda putra di babak kedua Hong Kong Open 2019. Sebelumnya, Ricky Karandasuwardi/Angga Pratama kalah 13-21 dan 14-21 dari ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.