Mangkir Latihan, Praveen Terancam Dicoret dari Skuat SEA Games

Pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky, geram dengan ulah Praveen Jordan. Pemain berusia 26 tahun tersebut kedapatan bolos dari latihan rutin di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Senin (7/10/2019).
Dari pantuan kumparanSPORT di lapangan, Praveen memang tidak terlihat sejak latihan berlangsung pukul 08.00 WIB. Melati Daeva Oktaviani yang merupakan pasangan Praveen akhirnya berlatih dengan pemain lain.
Yang bikin Richard geram adalah ketiadaan informasi mengapa Praveen tidak hadir ke lapangan. Meski nantinya mendapat penjelasan, Richard tak segan memberi sanksi tegas kepada mantan partner Debby Susanto tersebut.
Salah satu sanksi yang mungkin diberi adalah pencoretan nama Praveen dari skuat Indonesia di SEA Games 2019. Indonesia berencana mengirim Praveen/Melati dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari untuk berlaga di multiajang yang digelar di Filipina tersebut.
Selain itu, Praveen terancam tak diturunkan di Denmark Terbuka 2019 dan Prancis Terbuka 2019. Akan menjadi kerugian besar buat Praveen/Melati mengingat dua ajang itu merupakan turnamen BWF World Tour Super 750.
"Jelas saja akan saya ambil tindakan. Untuk tindakannya itu nanti saya dan federasi (PBSI) urusannya. Bisa saja saya coret dia dari skuat SEA Games 2019 atau ke tur Eropa (Denmark dan Prancis). Saya tidak tahu alasan itu anak apa," kata Richard.
"Alasannya, apa pun itu, tidak akan saya benarkan. Namun, saya ingin tahu nanti alasannya apa. Kalian lihat, dia ada tidak sekarang? Yang lain semua latihan bagus, habis-habisan, partner-nya juga latihan keras, dia malah tidak ada," lanjutnya.
"Tadi latihan bagus sekali, tidak ada yang macam-macam. Cuma ini jadi tanda tanya saya adalah Praveen. Lihat dia ada, tidak? Dia tidak ada laporan. Itu akan saya ambil tindakan," ujarnya.
Ketegasan Richard dalam mengambil tindakan tidak terlepas dari perubahannya dalam melatih ganda campuran Indonesia. Pekan lalu, pria asal Ternate itu menegaskan dirinya akan kembali menjadi Richard 'Si Tangan Besi'.
Keputusannya melakukan pendekatan dengan cara yang keras semata-mata ditujukan agar prestasi ganda campuran selepas pensiunnya Liliyana Natsir tak menurun.
"Saya kumpulkan tadi, saya akan ambil tindakan. Di sini, partner itu harus tahu. Dulu Butet [sapaan akrab Liliyana Natsir], kalau Tontowi [Ahmad] telat, dia akan memberi kabari Tontowi. Tadi saya tanya Melati soal Praveen, dia tidak tahu," pungkas Richard.
