Tekno & Sains16 September 2020 17:06

Beli HP di Luar Negeri? Begini Cara Daftar IMEI Ponsel Agar Tak Diblokir

Konten Redaksi kumparan
Beli HP di Luar Negeri? Begini Cara Daftar IMEI Ponsel Agar Tak Diblokir (176367)
Ilustrasi IMEI. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Setelah sempat tertunda selama lima bulan, akhirnya sistem pemblokiran ponsel BM (black market) diterapkan oleh pemerintah pada Selasa (15/9). Nantinya, seluruh perangkat telekomunikasi jenis handphone, komputer genggam, dan komputer tablet yang IMEI-nya tidak terdaftar atau ilegal tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler lokal.
ADVERTISEMENT
Akibat adanya aturan IMEI ini, pembelian ponsel dari luar negeri akan mengalami sedikit perubahan yang lebih ketat. Pengguna perlu melewati sejumlah prosedur untuk mendaftarkan perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) mereka.
"Bagi masyarakat yang membeli HKT secara daring melalui barang kiriman atau membawa perangkat dari luar negeri atau dari Free Trade Zone melalui bandar udara dan pelabuhan, wajib mendeklarasikan, memenuhi kewajiban perpajakan dan dapat mendaftarkan IMEI perangkat melalui https://www.beacukai.go.id/register-imei.html
Selain itu juga bisa melalui Aplikasi Mobile Beacukai yang dapat diunduh melalui Play Store," jelas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam pernyataan resminya, Selasa (15/9).
Kominfo menambahkan, aktivasi perangkat dengan SIM card Indonesia akan bisa dilakukan maksimal 2 x 24 jam. Jika terdapat kendala, kamu bisa menyampaikan keluhan dengan menghubungi customer service atau mengunjungi gerai layanan operator telekomunikasi yang kamu gunakan.
ADVERTISEMENT
Adapun untuk hal yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi serta hal lain diluar kewenangan operator telekomunikasi terkait dengan pengendalian IMEI dapat menghubungi Call Center Kominfo di nomor 159.
Beli HP di Luar Negeri? Begini Cara Daftar IMEI Ponsel Agar Tak Diblokir (176368)
Registrasi IMEI di aplikasi Mobile Bea Cukai. Foto: Dok. kumparan
Untuk tata cara mendaftarkan nomor IMEI untuk ponsel dari luar negeri, kamu bisa lihat detail tata caranya di bawah ini:
  1. Pembeli ponsel bisa download aplikasi Mobile Beacukai di Google Play Store atau Apple App Store. Atau bisa langsung akses situs web www.beacukai.go.id.
  2. Cari bagian "Registrasi IMEI". Pembeli akan diminta untuk mengisi formulir yang berisi data diri lengkap, nomor penerbangan, NPWP, dan spesifikasi ponsel yang dibawa (maksimal 2 unit) berikut harga barang.
  3. Setelah diisi lengkap, pembeli akan mendapatkan QR code dan registration ID.
  4. Bawa barang bawaan atau bagasi ke pemeriksaan Bea Cukai untuk dilakukan pemeriksaan. Petugas Bea Cukai akan melakukan scanning QR Code.
  5. Jika ponsel yang dibawa melebihi nilai 500 dolar AS, maka pembeli harus melunasi pajak impor sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kalau melebihi jumlah unit ponsel maksimal 2, maka ponsel lainnya akan disita.
  6. Setelah semua urusan dengan pajak dan pemeriksaan, pembeli akan mendapatkan persetujuan oleh pejabat Bea Cukai. Nomor IMEI dari dua unit ponsel yang dibeli dari luar negeri otomatis didaftarkan, dan bisa digunakan di Indonesia.
Beli HP di Luar Negeri? Begini Cara Daftar IMEI Ponsel Agar Tak Diblokir (176369)
Ilustrasi IMEI. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Sebagai catatan, ponsel dari luar negeri yang dibeli melalui pengiriman akan didaftarkan secara otomatis oleh penyelenggara pos atau pihak ekspedisi. Ketentuan mengenai pembelian HKT dari luar negeri ini bakal mengikuti Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut.
ADVERTISEMENT
Dalam Permen Keuangan itu, ditentukan kalau setiap individu hanya diperbolehkan membeli ponsel maksimal dua unit dari luar negeri. Nilai kedua unit ponsel tersebut juga tidak boleh lebih dari 500 dolar AS per individu, dan berlaku untuk hand carry dan pengiriman.
Jika melewati ketentuan jumlah perangkat tersebut, pengguna yang kelebihan membawa unit ponsel akan disita dan diperbolehkan membawa pulang dua saja. Lalu, jika ada kelebihan nilai barang, maka akan dikenakan biaya PPN 10 persen dan PPH 7,5 persen dari harga.
Ponsel kiriman dari luar negeri juga mengikuti aturan maksimal dua unit dan batas maksimal harga barang pengiriman yang dikenakan pajak bea masuk 75 dolar AS per pengiriman.
Adapun ponsel yang digunakan oleh turis mancanegara dan WNI yang baru pulang dari luar negeri, jika menggunakan SIM card asal negaranya, tetap bisa digunakan karena layanan yang digunakan adalah roaming. Namun, jika mau menggunakan SIM card operator lokal, maka harus ke gerai-gerai resmi operator telekomunikasi untuk didaftarkan mendapatkan akses 90 hari. Setelah melewati batas akses tersebut, pengguna harus mendaftar kembali ke operator seluler.
ADVERTISEMENT
Sementara untuk tamu negara, diplomat, dan para pegawainya, harus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Asing dan Kementerian Luar Negeri untuk pengecekan dan validasi perangkat mereka.