Kumparan Logo

Jusuf Kalla Angkat Bicara Soal Ransomware WannaCry: Ini Kejahatan

kumparanTECHverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jusuf Kalla (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jusuf Kalla (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)

Wakil Presiden Jusuf Kalla akhirnya angkat suara soal serangan ransomware WannaCry di seluruh dunia yang juga menginfeksi komputer di Indonesia. Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh penyebar virus itu adalah suatu "kejahatan." JK mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, soal upaya pencegahan WannaCry agar tidak menyebar lebih luas dan menyebabkan kerusakan parah. "Saya sudah bicara dengan Rudi (Menkominfo) soal ini. Ini melepaskan virus (secara) random. Terutama yang pakai Windows itu berbahaya," kata Kalla di rumah dinasnya, Senin (15/5). Baca juga: Begini Tampilan Komputer Windows yang Terinfeksi Ransomware WannaCry WannaCry bisa menyusup ke komputer dengan berbagai cara, antara lain dari pengelabuan dalam pesan email, menyusup di tautan, atau berada di sebuah situs yang menjadi gudang bagi malware. Jika ada satu komputer yang terinfeksi, maka komputer lain yang berada dalam satu jaringannya, berpotensi untuk terinfeksi juga. "Ini memang prinsipnya seperti sampah masuk, sampah keluar. Ada yang masukkan sampah ke dalam, lalu virus ke sistem, jadi virus semua. Ini kejahatan," tegasnya.

Pesan sandera WannaCry. (Foto: Kaspersky)
zoom-in-whitePerbesar
Pesan sandera WannaCry. (Foto: Kaspersky)

Adapun Kalla dalam kesempatan ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan tidakan antisipasi atau pencegahan dengan menginstal antivirus layaknya seorang yang sakit mengunakan masker. Pemerintah sendiri juga menganjurkan agar warga atau lembaga melakukan pembaruan keamanan patch pada sistem operasi Windows. "Yang begini 'kan sama dengan orang sakit (yang) kalau kena virus pakailah masker. (Seperti) antivirus. Sistemnya saya denger tadi cabut dulu kabelnya diajarin tadi sama Pak Rudi backup-nya," pungkasnya. Baca juga: Daftar Rekening Bitcoin Milik Penjahat Ransomware WannaCry Perlu diketahui versi Windows yang diserang WannaCry sejauh ini adalah Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows 8. Tapi bukan berarti versi lainnya bakal aman, seperti Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7, Windows Server 2008 R2, Windows 8.1, Windows Server 2012, Windows 10, Windows Server 2012 R2, dan Windows Server 2016. Pengguna harus mengaktifkan Windows Update dan juga memperbarui sistem keamanan, termasuk antivirus agar terlindung dari serangan ini. Serangan global WannaCry terjadi pada Sabtu dini hari dan ini jadi sorotan karena 16 rumah sakit di Inggris lumpuh. Di Jakarta, Rumah Sakit Dharmais jadi korban.

X post embed