Layanan 'Nebeng' Mobil Grab Tersedia di 4 Kota

Grab melakukan perluasan layanan terhadap GrabHitch yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada Oktober tahun lalu. Setelah sukses dengan GrabHitch motor, kini layanan 'nebeng' itu sudah bisa dilakukan dengan kendaraan roda empat alias mobil. GrabHitch mobil ini dirancang untuk para pemilik mobil pribadi, yang memiliki tempat duduk ekstra di mobilnya dan ingin berbagi dengan rekan seperjalanan yang memiliki rute dan tujuan yang sama. Penumpang yang hendak nebeng itu bisa melakukan pemesanan dengan layanan GrabHitch, lalu membayar dengan uang tunai atau dengan GrabPay. Menurut Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, para pengemudi GrabHitch ini bukan pengemudi komersial seperti di layanan Grab lain semacam GrabCar atau GrabShare. "Pengendara GrabHitch ini bukan pengemudi komersial. Mereka adalah adalah profesional yang ingin berbagi rute dan juga biaya, supaya mengurangi beban sehari-hari. Mereka kemudian bisa mencari teman dan mengurangi kepadatan di jalan raya," ujar Ridzki di acara peluncuran GrabHitch Car mobil di Jakarta, Rabu (24/5). Baca juga: Tim Tekab, Saat Driver Ojek Online Melawan Geng Motor di Jakarta Hal senada disampaikan Mediko Azwar selaku Marketing Director Grab Indonesia. Menurutnya, GrabHitch tidak hanya bermanfaat dalam berbagi perjalanan dan biaya, tetapi juga menambah jaringan dan pertemanan. "Di Jabodetabek, umumnya sering terjebak kemacetan. Sendirian di dalam mobil itu suntuk, orang jadi frustasi dan kesal. Dengan GrabHitch bisa saling berbagi perjalanan dan biaya, bisa tambah network baru, kenalan baru, dan teman baru," ucap Mediko. Keuntungan tambahan bagi pengemudi, mereka memiliki kontrol penuh dalam memilih teman perjalanan, melihat metode pembayaran sebelum menerima pesanan, memilih metode pencarian dana, serta mengatur jadwal sesuka hati. Sementara bagi penumpang, mereka ditawar dengan biaya lebih rendah dibandingkan GrabCar, bisa melakukan pemesanan 7 hari sebelum perjalanan dan dapat membayar melalui GrapPay. Baca juga: Kesaksian Driver GrabBike yang Angkut Seorang Nenek Disangka Hantu

Untuk biaya GrabHitch mobil, tidak dirancang untuk memperoleh keuntungan dan dihitung berdasarkan jarak yang ditempuh. Biaya yang dikenakan akan ditujukan untuk biaya bahan bakar, parkir, dan tol harian. Biaya layanan ini ditetapkan sebesar Rp 1.500 per KM. Layanan ini sendiri sementara tersedia di 4 kota besar Indonesia: Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Malang. Saat ini pendaftaran bagi mitra pengemudi GrabHitch mobil sudah dibuka dan akan mulai beroperasi dua pekan lagi, sekitar awal Juni mendatang.
