Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Nadiem Makarim memutuskan mundur dari jabatannya sebagai CEO perusahaan transportasi panggilan Gojek. Salah satu pendiri Gojek ini memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo untuk mengisi posisi menteri di kabinet periode 2019-2024.
ADVERTISEMENT
Nadiem mengatakan bahwa dirinya sudah mengetahui posisi yang akan ia lakoni di pemerintahan. Ia juga mengungkap bahwa jabatannya sebagai bos Gojek resmi berhenti per Senin (21/10).
"Terhitung hari ini sudah sama sekali tidak ada kewenangan atau posisi apa pun di Gojek," tegasnya.
Lalu, bagaimana nasib perusahaan besutannya itu setelah sang CEO memutuskan memilih keluar dari perusahaan?
Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan pengganti untuk menyikapi kepergian sang pendiri Gojek. Ada dua orang sekaligus yang akan menggantikan Nadiem, dan mereka bukan orang baru.
Mereka yang dimaksud Nila adalah Presiden Gojek Andre Soelistyo dan co-Founder Kevin Aluwi. Keduanya bekerja sama menjadi co-CEO.
“Ke depan, Gojek akan menghadirkan pemimpin baru. Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya,” ungkap Nila dalam pernyataan resmi, Senin (21/10).
Nila juga menyebut bahwa perusahaan dengan baik menyikapi hal tersebut dan merasa bangga terhadap kepergian sang pendiri perusahaan demi mengabdi kepada Presiden RI Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
“Kami sangat bangga karena founder Gojek akan turut membawa Indonesia maju ke panggung dunia. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, dimana visi seorang pendiri startup lokal mendapat pengakuan dan dijadikan contoh untuk pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ke depannya, perusahaan disebut telah menyiapkan rencana matang dengan berbagai perubahan yang akan terjadi selanjutnya. Meskipun begitu, Gojek tidak ingin berkomentar lebih lanjut soal panggilan Presiden RI dan posisi Nadiem di kabinet.
“Gojek menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak akan memberikan komentar lebih jauh sebelum ada pemberitahuan resmi dari pihak Istana,” tutup Nila.
Berjalan ke dalam Istana Kepresidenan Jakarta, Nadiem mengatakan kepada media bahwa ia belum tahu akan diposisikan sebagai menteri apa dalam kabinet baru Jokowi. Meski begitu, dia menegaskan akan melakukan sejumlah inovasi.
ADVERTISEMENT
"Sudah pasti ada banyak inovasi yang ingin saya lakukan, saya enggak bisa sebut semuanya sekarang," ucap Nadiem di Istana.