Samsung Siap Dukung Teknologi Smartphone Layar Lipat Apple dan Google

Secara mengejutkan pada 21 Februari 2019, dalam acara khusus yang digelar di San Franscisco, AS, Samsung mengenalkan smartphone layar lipat pertama mereka yang dinamakan Galaxy Fold.
Galaxy Fold menjadi salah satu produk terbaik Samsung. Walau demikian, Samsung dikabarkan akan membagikan teknologi panel layar lipatnya itu kepada dua perusahaan raksasa teknologi, Apple dan Google.
Menurut laporan media Korea Selatan, Samsung telah menyediakan panel layar smartphone yang dapat dilipat untuk Apple dan Google berukuran 7,2 inci ketika dibentangkan. Layar ini sedikit lebih kecil dibandingkan dengan layar yang digunakan Galaxy Fold yang memiliki ukuran 7,3 inci.
Samsung juga tampaknya akan menyediakan perangkat satu set panel layar dengan peranti lunak layar, konektor, baterai, dan lain-lain. Apple dan Google hanya membutuhkan desain smartphone layar lipat mereka.
Apa yang membuat Samsung rela membagikan teknologi layar lipatnya? Ternyata Samsung bersedia mengorbankan beberapa eksklusivitas untuk menumbuhkan ekosistem smartphone layar lipat secepat mungkin.
Hal tersebut sebelumnya pernah dilakukan oleh Samsung pada tahun 2018 lalu, ketika memberikan sampel layar lipat yang diproduksi oleh BOE Technology kepada pembuat ponsel China seperti Xiaomi dan Oppo, bahkan Huawei yang telah mengenalkan smartphone layar lipatnya pertamanya, Mate X.
Jika Apple dan Google menyukai dan benar menggunakan teknologi dari Samsung. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan dalam permintaan pasokan untuk panel OLED yang dapat dilipat, dan membuat ekosistem menjadi lebih sehat atau bahkan menurunkan harga smartphone. Tentu saja ini jadi pemasukan lebih buat Samsung yang mungkin bisa ditunjuk oleh merek smartphone untuk menjadi perakit perangkat.
Samsung Galaxy Fold akan mulai dipasarkan pada 26 April mendatang di AS dan 3 Mei di Eropa. Harga Galaxy Fold mulai 1.980 dolar AS atau sekitar Rp 27 juta.
Sementara itu, Huawei Mate X dibanderol lebih mahal, yakni sebesar 2.299 euro atau sekitar Rp 36,6 juta. Rencananya Huawei bakal memasarkan Mate X pada pertengahan 2019.
