7 Perubahan yang Akan Kamu Temukan di Hotel Semenjak Pandemi COVID-19

Ada banyak hal yang berubah semenjak pandemi COVID-19. Sama seperti dunia penerbangan, hotel pun turut beradaptasi dengan perubahan ini.
Beragam protokol baru lantas dimunculkan untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh hingga meniadakan layanan minibar.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut kumparan rangkum tujuh perubahan yang akan kamu temukan saat menginap di hotel.
1. Hotel Jadi Ekstra Bersih
Dilansir Lonely Planet, kebersihan hotel akan lebih ditingkatkan. Hotel-hotel akan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan baru dalam membersihkan ruangan-ruangan penting, seperti kamar tamu, ruang meeting, dan ruang publik (lobi, restoran, gym, dsb), serta area di belakang hotel seperti kolam renang.
Jaringan hotel Hilton bahkan membuat program Hilton CleanStay yang memberikan segel setelah membersihkan kamar dan kamar mandi usai tamu check-out. Cara ini dianggap dapat memberikan jaminan tambahan, bahwa kamar benar-benar belum digunakan setelah dibersihkan.
Pembersihan dilakukan secara detail dengan tambahan disinfeksi ekstra pada area kamar yang sering disentuh. Misalnya saklar lampu, remote tv, dan remote pengatur suhu ruangan.
2. Tak Akan Ada Lagi Buffet, Minibar, dan Layanan Kamar
Buffet atau prasmanan saat di hotel memang menyenangkan. Kamu bisa mengambil makanan yang diinginkan sesuai porsimu. Kamu juga bebas mencicipi beragam camilan atau makanan yang dihidangkan.
Namun, kabarnya, layanan ini akan hilang semenjak pandemi COVID-19. Buffet akan meningkatkan intensitas orang berkerumun di area makanan dan minuman. Kamu dan tamu lainnya juga akan menggunakan peralatan yang sama secara bergantian, sehingga lebih berisiko.
Sebagai gantinya, kemungkinan makanan akan disajikan dalam bentuk grab and go. Pesan, ambil, lalu bawa pulang. Selain itu, fasilitas layanan kamar dan minibar juga diprediksi akan menghilang, setidaknya untuk sementara waktu.
3. Akan Ada Peraturan Baru di Lobi Hotel
Lobi dikenal sebagai 'jantungnya' hotel. Begitu tiba di lobi, kamu biasanya akan disambut oleh staf hotel yang ramah. Lalu kamu akan check-in untuk bisa mendapatkan kartu akses kamar.
Namun, nampaknya kelak rutinitas tersebut akan berubah. Perubahan itu akan kamu rasakan sejak memasuki area hotel. Suhu tubuh akan dicek oleh staf hotel.
Dilansir CN Traveler, properti di Brooklyn, Miami, dan West Hollywood bahkan akan menggunakan teknologi yang memeriksa suhu tubuh tanpa kontak dan membatasi jumlah titik masuk.
Bersosialisasi atau berkerumun di lobi akan dilarang. Check-in dan pembayaran akan dilakukan secara virtual dengan bantuan teknologi digital.
4. Kamar Hotel Akan Jadi Lebih Minimalis
Properti tambahan yang menambah sentuhan mewah di dalam kamar hotel akan dikurangi, dan bahkan bisa saja dihilangkan. Kamar hotel akan dibuat lebih minimalis.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah barang yang perlu di disinfeksi. Benda-benda yang dapat digunakan secara berkali-kali, seperti buku menu, majalah, pena, kertas, atau koran akan dihilangkan.
Salah satu contoh adalah Amari Watergate di Bangkok yang telah memutuskan untuk menghilangkan bantal dekorasi dan bed runner. Lalu ada pula Four Seasons Hotel di New York City yang telah mengurangi linen, hanger, dan bantal dari dalam kamar.
5. Masker dan Physical Distancing Akan Jadi New Normal
Seperti yang diberitakan CNN, staf hotel akan diwajibkan untuk mengenakan masker dan sarung tangan. Pembersih tangan seperti hand sanitizer, tisu basah dengan alkohol, serta tempat mencuci tangan akan mudah ditemui di kawasan publik seperti lobi.
Hotel Venetian di Las Vegas telah menerapkan aturan social distancing sejauh enam kaki atau sekitar 1,8 meter di banyak propertinya. Aturan social distancing tersebut diberlakukan di lobi lift, cafe, tempat hiburan, dan masih banyak lagi.
Staf resepsionis Venetia tetap akan bekerja seperti biasa di lobi, tetapi dengan tetap menerapkan social distancing. Baik antar pekerja maupun dengan perangkat mesin yang digunakan. Meja restoran, kursi santai, dan properti umum lainnya juga telah ditempatkan berjauhan sesuai dengan aturan yang ada.
Hamilton Hotel di Washington DC juga akan membatasi jumlah tamu dalam lift. Mereka mengurangi kapasitas lift menjadi hanya dua orang dalam sekali penggunaan.
6. Sepi Diskon
Menurut Fodors, hotel-hotel hanya akan menawarkan diskon untuk pasar tertentu saja. Misalnya masyarakat di sekitar hotel atau komunitas yang domisilinya tak jauh dari hotel. Hal ini dilakukan mengingat ada kemungkinan calon tamu akan melakukan pembatalan sesuai dengan jadwal terbang mereka.
Kalau pun ada diskon, besaran yang ditawarkan tidak akan besar. Lou Eppelsheimer, Director of Sales & Marketing The Gant Aspen, mengatakan konsumen mesti memahami bahwa hotel kekurangan dana dan perlu membayar staf. Sementara itu, arus kas hotel pun tidak fleksibel.
"Hotel belajar dari resesi sebelumnya bahwa penurunan tarif bukan cara paling efektif untuk menarik pelanggan baru. Menciptakan pengalaman dan menambah nilai bagi tamu ketika menginap adalah cara terbaik untuk mengalahkan kompetisi," ujarnya.
Marriot Bonvoy meningkatkan nilai mereka di mata pelanggan dengan memperpanjang program loyalti hingga Februari 2022. Lalu Casa Palopo memberikan kesempatan menginap gratis, serta pijat relaksasi bagi tamu yang telah menginap selama satu malam.
7. Protokol Baru di Kolam Renang dan Gym
Berolahraga di gym atau sekadar bersantai di tepi kolam renang merupakan salah satu aktivitas menarik untuk dilakukan saat menginap di hotel. Namun, semenjak pandemi, kamu tidak akan sebebas dulu ketika hendak melakukannya.
Lonely Planet mengabarkan bahwa akan ada protokol baru. Mungkin saja kamu kelak mesti melakukan reservasi slot waktu gym ketika hendak berolahraga.
Setiap alatnya juga akan ditempatkan sekitar dua meter, sehingga penggunanya tetap bisa melakukan physical distancing. Pembersihan alat-alat gym juga akan dilakukan secara rutin.
Sedangkan di kolam renang, kursi santai dan kolam akan diletakkan dengan jarak minimal enam kaki atau sekitar 1,8 meter. Kolam renang juga mesti diklorinasi dengan benar, serta dioperasikan sesuai standar agar aman terhadap bahaya mikrobiologis.
Prosedur disinfeksi juga akan ditingkatkan secara penuh pada pegangan pintu dan permukaan benda yang kemungkinan sering disentuh tamu.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
