Alasan Penginapan dan Rumah di Inggris Jarang Pasang AC
ยทwaktu baca 2 menit

Beberapa tahun belakangan, Inggris dan negara-negara di Eropa mengalami heatwave saat musim panas yang menurut mereka sangat ekstrem. Bahkan di Spanyol dan Portugal, fenomena heatwave ini menewaskan lebih dari 1.900 orang.
Walau mengalami heatwave, ada satu kebiasaan unik di Inggris yang buat heran. Sebab, jika kamu berkunjung ke Inggris dan menginap di hotel atau penginapan, akan jarang menemukan AC yang terpasang di ruangan
Ada alasan mengapa rumah-rumah atau tempat umum di Inggris jarang menggunakan AC. Dilansir The New York Times, menurut laporan dari Departemen Energi Bisnis dan Strategi Industri Inggris, tahun 2021 diperkirakan rumah masyarakat yang memasang AC hanya berkisar di bawah 5 persen.
Jenis AC yang dipasang adalah unit portabel. Biasanya orang yang memasang AC merupakan mereka yang tinggal di apartemen mewah di Inggris.
Karena orang Inggris menganggap bahwa iklim mereka cukup baik, dan belum melihat jika AC adalah investasi yang layak untuk jangka panjang.
Bukan hanya itu, beberapa orang menganggap hal tersebut tidak perlu dan bisa membahayakan lingkungan. Mereka juga berpikir bahwa kipas angin jauh lebih baik, karena letaknya yang mudah diatur.
"Kami adalah negara yang didominasi pemanasan, bukan negara yang didominasi pendingin," kata Tadj Oreszczyn, Profesor Energi dan Lingkungan di University College London Energy Institute.
Secara historis, rumah di Inggris tidak dirancang untuk mengatasi suhu panas. Sebab, mereka merancang rumahnya untuk menjaga diri saat musim dingin, agar tetap hangat.
Di Inggris, AC lebih umum berada di fasilitas umum. Menurut laporan pemerintah, ada sekitar setengah dari permintaan pemasangan AC itu berasal dari kantor, ritel, dan rumah sakit.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ada sedikit peningkatan untuk memasang AC di tempat tinggal. Itu pun dengan alasan karena harus bekerja dari rumah selama pandemi berlangsung.
"Mengikuti perubahan praktik kerja akibat COVID-19, diperkirakan akan ada tren jangka panjang orang-orang yang bekerja dari rumah untuk beberapa atau sepanjang waktu, dan ini kemungkinan akan mempertahankan peningkatan pasar sistem pendingin," tertulis dalam sebuah laporan.
Melihat fenomena heatwave yang sering terjadi, para pejabat Inggris sedang mencari solusi untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan pemasangan AC.
Dengan meningkatnya permintaan pemasangan AC, maka akan menggunakan banyak energi dan dapat bekerja melawan tujuan Inggris untuk mengurangi produksi bersih gas rumah kaca menjadi nol pada 2050.
