Bentang Alam Pulau Jawa, Pulau Terbesar ke-13 di Dunia
·waktu baca 2 menit

Pulau Jawa menempati urutan kelima sebagai pulau terbesar di Indonesia. Pulau yang memiliki luas sekitar 126.700 km2 ini juga menjadi pulau terbesar ke-13 di dunia. Jika dilihat dari data persebaran penduduk, dapat dikatakan bahwa Pulau Jawa menampung jumlah penduduk paling banyak di Nusantara, yakni sebesar 55,94 %.
Sebagai salah satu wilayah terbesar di Indonesia, Pulau Jawa memiliki bentang alam yang beraneka ragam. Mengutip buku New Edition Mega Bank Soal SD/MI Kelas 4, 5, & 6 yang ditulis oleh Uly Amalia, dkk. (2017), bentang alam atau kenampakan alam adalah segala sesuatu yang berada di alam atau segala sesuatu di atas bumi yang menampakkan diri atau menunjukkan diri kepada kita.
Kenampakan alam dapat memberikan informasi tentang apa yang ada dan terjadi di permukaan bumi. Bentang alam terdiri dari beberapa macam, di antaranya gunung, pegunungan, sungai, pantai, dataran rendah, hingga dataran tinggi.
Untuk memperdalam pengetahuan Anda, mari simak pembahasan tentang bentang alam Pulau Jawa di bawah ini.
Bentang Alam Pulau Jawa
Berdasarkan informasi dari Sinkronisasi Program dan Pembiayaan Pembangunan Jangka Pendek 2018-2020 Keterpaduan Pengembangan Kawasan dengan Infrastruktur PUPR Pulau Jawa oleh Sosilawati, ST., MT. (2016), pulau Jawa secara astronomis berada di posisi 7 °30’10”LS, 111°15’47”BT.
Pulau ini berbatasan dengan Sumatera di sebelah barat, Bali di timur, Kalimantan di utara, dan Pulau Natal di selatan. Adapun perairan yang mengelilingi pulau ini, yakni Laut Jawa di utara, Selat Sunda di barat, Samudera Hindia di selatan, dan Selat Bali dan Selat Madura di timur.
Secara administrasi, pemerintahan Pulau Jawa terbagi menjadi enam provinsi, yakni Provinsi Banten, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur.
Di pulau ini, terdapat banyak gunung yang terbentang dari timur ke barat. Beberapa di antaranya pernah menjadi gunung berapi aktif. Gunung dan dataran tinggi yang mempunyai jarak berjauhan mendukung wilayah di Pulau Jawa untuk menjadi lahan basah persawahan.
Sementara itu sungai-sungai di Pulau Jawa identik dengan aliran air deras dan daya erosi besar. Sebagian besar sungai tergolong pendek dan banyak mengangkut hasil erosi. Sungai di Pulau Jawa juga kurang berfungsi sebagai jalur transportasi.
Bagi Anda yang ingin mengetahui bentang alam Pulau Jawa lebih mendalam, simak selengkapnya di bawah ini.
a. Gunung
Gunung Semeru
Gunung Ijen
Gunung Slamet
Gunung Bromo
Gunung Lawu
Gunung Merapi
Gunung Arjuno
Gunung Sindoro
Gunung Lawu
Gunung Sumbing
b. Pegunungan
Pegunungan Kapur Utara
Pegunungan Bayah
Pegunungan Ijen
Pegunungan Serayu Selatan
Pegunungan Sewu
Pegunungan Kendeng
c. Bukit
Bukit Teletubbies
Bukit Mangunan
Bukit Sikunir
Bukit Sumedang
Bukit Moko
d. Lembah
Lembah Dieng
Lembah Grand Canyon
Lembah Gunung Madu
Lembah Kaliurang
Lembah Diro
e. Dataran Rendah
Dataran Rendah Surakarta
Dataran Rendah Madiun
Dataran Rendah Semarang
f. Dataran Tinggi
Dataran Tinggi Puncak
Dataran Tinggi Tengger
Dataran Tinggi Dieng
Dataran Tinggu Cianjut
Dataran Tinggi Malang
g. Pantai
Pantai Anyer
Pantai Sawarna
h. Sungai
Sungai Citandui
Sungai Sunter
Sungai Cisadane
Sungai Serayu
Sungai Citaru
Frequently Asked Question Section
Berapa Banyak Penduduk Indonesia yang Bermukim di Pulau Jawa?

Berapa Banyak Penduduk Indonesia yang Bermukim di Pulau Jawa?
Pulau Jawa menampung jumlah penduduk paling banyak di Nusantara, yakni sebesar 55,94 %.
Apa Bentang Alam Lain yang Ada di Pulau Jawa?

Apa Bentang Alam Lain yang Ada di Pulau Jawa?
Ada beragam bentang alam di Pulau Jawa, di antaranya Gunung Ijen, Gunung Semeru, Sungai Citaru, lainnya.
Perairan Apa Saja yang Mengelilingi Pulau Jawa?

Perairan Apa Saja yang Mengelilingi Pulau Jawa?
Perairan yang mengelilingi pulau ini, yakni Laut Jawa di utara, Selat Sunda di barat, Samudera Hindia di selatan, dan Selat Bali dan Selat Madura di timur.
(GTT)
