Keindahan Tambang Garam Wieliczka yang Berusia 700 Tahun di Polandia

Polandia selama ini dikenal sebagai pusat industri pertambangan. Tak hanya batu bara, tanah Polandia juga ternyata menghasilkan garam terbaik di dunia. Tepatnya, di Kota Wieliczka — 300 kilometer dari Warsawa — terdapat tambang garam yang telah berusia hampir seribu tahun.
Tambang garam Wieliczka telah berusia 700 tahun dan mulai beroperasi sejak abad ke-13 hingga 1996. Selama itu, tambang ini menghasilkan garam meja yang sangat terkenal. Tambang garam Wieliczka masuk ke dalam deretan tambang garam terbesar di dunia, sebab memiliki kedalaman hingga 327 meter, dan panjang lebih dari 300 kilometer.

Meski operasi pertambangan telah dihentikan sejak 1996, tetapi produksi garam tambang Wieliczka baru berhenti pada 2007, hingga akhirnya pemerintah Polandia fokus pada pengelolaan tambang garam Wieliczka sebagai museum dan tempat wisata.
Keunikan dan keindahan tambang garam Wieliczka menjadikannya masuk ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO sejak 1978. Setiap tahunnya, tambang garam ini dapat dikunjungi lebih dari 1 juta wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bahkan, sejumlah publik figur hingga tokoh dunia, seperti mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton merasa takjub dengan keindahan tambang garam Wieliczka. Tambang garam Wieliczka memiliki rute wisatawan sepanjang 3,5 kilometer.
Pengunjung dapat melihat langsung dan mencicipi garam yang masih menempel pada atap dan dinding gua. Selain itu, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai patung dan ukiran pada dinding gua.

Patung dan ukiran tersebut dibuat para pekerja tambang selama berabad-abad. Mereka tak hanya menjadikan tambang sebagai tempat bekerja, tetapi juga rumah.
Dalam tambang garam Wieliczka terdapat berbagai diorama yang menampilkan teknik penambangan garam, kehidupan para penambang, hingga mesin-mesin tambang yang digunakan sejak abad ke-13. Kemudian terdapat juga danau bawah tanah.

Uniknya, dalam tambang ini terdapat sejumlah kapel dan beberapa di antaranya masih dapat digunakan. Kapel tersebut dibangun para penambang sebagai tempat ibadah sejak abad ke-13. Kapel terbesar bernama St Kinga yang beberapa ornamennya dibuat dari bebatuan khas tambang garam Wieliczka.

Selama di dalam tambang, pengunjung akan didampingi dan mendapatkan penjelasan dari tour guide, sehingga pengunjung tak akan tersesat. Jika sedang berada di Polandia, tak ada salahnya untuk mengunjungi tambang garam Wieliczka.
