Kumparan Logo

Kembali Hidup Normal, Hawaii Cabut Aturan Pakai Masker di Luar Ruangan

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Hawaii Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hawaii Foto: Shutter stock

Hawaii mulai kembali menata hidup normal seperti sedia kala seperti sebelum pandemi COVID-19. Seluruh wisatawan sekarang dapat traveling dengan bebas tanpa masker.

Dilansir Travel and Leisure, kebijakan itu diberlakukan bersamaan dengan kembali dimulainya kompetisi selancar tingkat dunia pada 1 Juni mendatang.

kumparan post embed

Gubernur Hawaii David Ige, mengatakan keputusan itu berangkat dari kesuksesan program vaksinasi dan kerja sama dari penduduk di seluruh Hawaii dan membuat wilayahnya menuju ke tahap tersebut. Kebijakan ini pun disambut secara antusias bagi para pelaku pariwisata di Hawaii.

"Ini merupakan berita yang telah kami nantikan di Hawaii," kata CEO Elite Travel International yang berbasis di Maui, Stacy Small.

Pelangi di Hawaii Foto: Pixabay

Ia juga mengatakan bahwa beberapa kliennya yang tinggal di negara-negara bagian telah mencabut aturan pakai masker. Selain itu, Small menyebut negara bagian itu juga berencana mengubah protokol kesehatan COVID-19 pra-kedatangan ke Hawaii.

kumparan post embed

Saat ini, seluruh wisatawan yang berkunjung ke Hawaii, termasuk mereka yang telah divaksinasi diwajibkan untuk tes COVID-19 dengan hasil negatif 10 hari sebelum kedatangan. Untuk saat ini, Hawaii berencana terus wajibkan orang untuk memakai masker di dalam ruangan.

"Sampai lebih banyak orang divaksinasi, kita harus terus melakukan tindakan pencegahan di dalam dan di luar ruangan dalam kelompok besar demi keselamatan orang yang kita cintai, tetangga, dan komunitas," lanjut Ige.

Tangga menuju surga di Hawaii Foto: Shutter Stock

Tingkat positif COVID-19 di Hawaii sekarang mencapai 1 persen. Negara bagian itu telah memberikan hampir 1,5 juta vaksin virus COVID-19, dengan sekitar 49 persen populasinya telah divaksinasi penuh untuk melawan COVID-19.

"Virus masih beredar di komunitas kami, dan orang-orang yang tidak divaksinasi sangat berisiko," tutup David Ige.

kumparan post embed
embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).