Kumparan Logo

Mesir Buka Kembali Hotel untuk Wisatawan Lokal dengan Aturan yang Diperketat

kumparanTRAVELverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi staycation di hotel Foto: Unsplash/Gaelle Marcel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi staycation di hotel Foto: Unsplash/Gaelle Marcel

Mesir menjadi salah satu negara yang juga terkena dampak akibat merebaknya virus corona. Akan tetapi, hal itu tak membuat pemerintah gentar. Demi bulan Ramadhan, mereka memutuskan untuk melonggarkan lockdown.

Bahkan, Mesir mengizinkan hotel dibuka kembali untuk wisatawan domestik. Hanya saja, hotel boleh dibuka asalkan mengikuti aturan yang sangat ketat dari Pemerintah Mesir.

Dilansir The Sun, hotel-hotel di Mesir kini boleh menyambut wisatawan lokal hingga akhir Mei mendatang dan hanya beroperasi dengan kapasitas sekitar 25 persen saja. Selain itu, hotel tersebut juga diminta untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan penularan virus corona yang ketat.

Ilustrasi kamar hotel mewah Foto: Shutter Stock

Pada Minggu (3/5), Kabinet Mesir mengeluarkan kebijakan baru yang bertujuan untuk membangkitkan sektor pariwisata. Mereka mewajibkan hotel yang kembali beroperasi tersebut untuk memiliki klinik dan juga seorang dokter.

Dalam pernyataannya Kabinet Mesir menambahkan, mereka juga mewajibkan hotel-hotel tersebut untuk memeriksa suhu tubuh secara teratur dan memasang peralatan disinfektan. Selain itu, para tamu yang hendak memesan kamar juga mesti melakukan pemesanan secara online.

Lebih lanjut, para staff hotel yang akan bekerja kembali di hotel tersebut juga diwajibkan menjalani rapid test sebelum melayani para tamu.

Seniman pantomim Ahmad Naser memberikan cairan hand sanitizer kepada anak-anak sebagai bentuk pencegahan corona di distrik Darb Al-Ban, Islamic Cairo, Mesir. Foto: REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Sementara itu, pihak hotel harus menyediakan satu ruangan yang berfungsi sebagai tempat karantina tamu yang ternyata mengalami indikasi terpapar virus corona.

Mulai 1 Juni mendatang, secara bertahap hotel di Mesir akan diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas maksimum 50 persen. Meski begitu, setiap resor ataupun hotel tidak diizinkan menggelar pesta pernikahan atau pesta, kegiatan hiburan yang bersifat massa, menyajikan sisha, atau prasmanan.

Restoran hotel juga harus menetapkan menu yang sudah ditetapkan sebelumnya dan memperluas jarak antar-satu meja dengan meja lainnya.

Pelabuhan Alexandria yang menghadap langsung ke Laut Mediterania Foto: Dok. Booking.com

Semua itu bertujuan untuk mencegah bertambahnya kasus virus corona. Sebab, hingga Rabu (6/5), Mesir melaporkan terdapat 7.201 kasus baru dan 452 kematian karena virus corona.

Selain itu, pandemi virus corona telah melumpuhkan sektor pariwisata Mesir yang menyumbang sekitar 12-15 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara tersebut. Akibatnya, Mesir diperkirakan kehilangan 1 miliar dolar AS setiap bulannya.

Diharapkan dibukanya kembali hotel tersebut bisa membangkitkan kembali pariwisata Mesir yang terpukul akibat virus corona.

kumparan post embed

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!