Kumparan Logo

Pantai Legian Bali Luncurkan Sistem QR Code untuk Mudahkan Wisatawan

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana lengang kawasan wisata Pantai Legian di Badung, Bali, Senin (26/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana lengang kawasan wisata Pantai Legian di Badung, Bali, Senin (26/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Pengelola kawasan wisata Pantai Legian di Kabupaten Badung, Bali, mengembangkan dan meluncurkan sistem Quick Response (QR) Code bagi wisatawan yang berkunjung di Bali.

Sistem Kode QR (QR Code) tersebut akan memudahkan wisatawan dalam mengakses aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya mewujudkan destinasi wisata yang aman selama masa pandemi COVID-19.

kumparan post embed
Suasana kawasan wisata Pantai Legian yang ditutup sementara tampak lengang di Badung, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

"Pemasangan QR Code ini dilakukan sebagai upaya skrining pengunjung Pantai Legian dan memastikan mereka sudah memenuhi persyaratan yaitu telah menjalani vaksinasi COVID-19 lengkap," ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian Wayan Puspa Negara seperti dilansir Antara, Senin (20/9).

Stiker berisi Kode QR yang dikembangkan oleh masyarakat Legian itu, dipasang di 23 titik akses pintu masuk wisatawan menuju Pantai Legian. Untuk pengawasan, sejumlah petugas akan dilibatkan dalam pengawasan dan membantu masyarakat dalam melakukan proses pemindaian Kode QR.

Pengunjung memindai QR Code dengan aplikasi PeduliLindungi saat mengunjungi Hotel Merusaka Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (30/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Setelah memindai Kode QR, masyarakat akan diarahkan ke laman yang berisi tautan untuk menuju aplikasi PeduliLindungi, video sosialisasi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 dan pemindaian status vaksinasi COVID-19 masyarakat.

Menurut Wayan Puspa Negara, pemasangan Kode QR itu selain sebagai upaya skrining juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berwisata secara sehat dan aman dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

kumparan post embed
Wisatawan menikmati suasana Pantai Perancak, Badung, Bali, Kamis (9/9/2021). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto

"Dengan diterapkannya QR Code ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki kesadaran untuk melindungi dirinya dan melindungi orang lain dan memastikan dirinya sehat untuk melindungi orang lain agar sehat juga. Jadi kalau seseorang sehat silahkan pergi kalau tidak sehat ya diam di rumah saja," katanya.

Pengelola Pantai Legian Pasang QR Code Secara Mandiri

Ia menambahkan, inovasi sistem Kode QR tersebut dikembangkan secara mandiri karena pihaknya belum dapat memasang Kode QR PeduliLindungi dari pemerintah karena kawasan wisata yang dikelola desa adat itu tidak memiliki sejumlah persyaratan seperti Nomor Induk Berusaha dan NPWP.

Ilustrasi pantai di Bali. Foto: Shutterstock

Dengan diterapkannya sistem Kode QR itu, pihaknya ingin memastikan masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata yang telah dibuka setelah ditutup selama masa PPKM itu sehat sehingga tidak menyebabkan penularan COVID-19 di destinasi wisata.

"Oleh karena itu, kami berharap masyarakat dapat mengikuti sistem QR Code ini serta selalu mematuhi protokol kesehatan agar sektor pariwisata ini dapat segara pulih dan Bali bisa bangkit kembali," ungkap Wayan Puspa Negara.

kumparan post embed

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)