Penumpang KA Wisata Kini Bisa Lakukan Tes GeNose C19, Tersedia di 8 Stasiun

18 Februari 2021 18:12
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi KA WISATA Foto: KA WISATA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KA WISATA Foto: KA WISATA
ADVERTISEMENT
Alat screening corona melalui embusan napas buatan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), GeNose menjadi syarat baru dalam melakukan perjalanan. Setelah menjadi syarat terbaru untuk perjalanan kereta api, kini penumpang kereta wisata atau KA Wisata juga dapat menunjukkan hasil pemeriksaan GeNose C19.
ADVERTISEMENT
Dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, pelanggan kereta wisata bisa menunjukkan hasil pemeriksaan GeNose C19 saat bepergian menggunakan perjalanan dengan kereta wisata, baik Pola Fit (perseorangan) maupun Pola Charter (Sewa).
Layanan pemeriksaan GeNose C19 saat ini tersedia di delapan stasiun pemeriksaan, meliputi Stasiun Pasar Senen, Yogyakarta,Gambir, Solo Balapan, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasar Turi.
Para penumpang meniup kantong plastik untuk mengambil sampel udara yang akan diuji menggunakan GeNose di sebuah stasiun kereta api di Jakarta, Indonesia, Rabu (3/2). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Para penumpang meniup kantong plastik untuk mengambil sampel udara yang akan diuji menggunakan GeNose di sebuah stasiun kereta api di Jakarta, Indonesia, Rabu (3/2). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
Dirut PT Kereta Api Pariwisata, Totok Suryono, mengatakan alasan pihaknya menyediakan alat uji GeNose C19 untuk penumpang KA Wisata, lantaran harganya yang murah dan lebih akurat. Pelayanan ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan yang diberikan bagi pelanggan untuk memenuhi persyaratan perjalanan kereta api.
"KAI Wisata mematuhi seluruh aturan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 melalui moda transportasi kereta api, khususnya Kereta Wisata," ujar Totok.
ADVERTISEMENT
Bukan hanya itu, Totok juga mengatakan setiap penumpang KA Wisata tetap harus menerapkan dan mematuhi protokol Kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M) selama perjalanan di atas kereta. Selain itu, selama perjalanan, calon penumpang juga wajib menggunakan face shield dan memakai pakaian lengan panjang.
Sejumlah penumpang memberikan kantong plastik berisi sampel udaranya untuk diuji menggunakan alat pendeteksi corona GeNose di sebuah stasiun kereta api di Jakarta, Indonesia, Rabu (3/2). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang memberikan kantong plastik berisi sampel udaranya untuk diuji menggunakan alat pendeteksi corona GeNose di sebuah stasiun kereta api di Jakarta, Indonesia, Rabu (3/2). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
Sesuai SE Kemenhub No. 20/2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19, atau Rapid Test Antigen, atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.
Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jam keberangkatan. Selain itu, syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah dibayar secara online.
ADVERTISEMENT
Selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang juga diimbau untuk tidak merokok, makan, dan minum (kecuali air putih). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.
Pada saat pelaksanaan calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020