Food & Travel
·
17 Juni 2021 11:58
·
waktu baca 2 menit

Pria dengan Istri Terbanyak di Dunia Meninggal, Rumahnya Jadi Tempat Wisata

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pria dengan Istri Terbanyak di Dunia Meninggal, Rumahnya Jadi Tempat Wisata (393904)
searchPerbesar
Pemandangan rumah 4 lantai Ziona Chana di desa Baktawng di negara bagian Mizoram, India timur laut, 6 Oktober 2011. Foto: REUTERS/Adnan Abidi
Ziona Chana, pria yang disebut memiliki istri terbanyak di dunia meninggal dunia pada Minggu (13/6). Rumah mewahnya kini jadi tempat wisata bagi mereka yang penasaran dengan kehidupan pria yang memiliki 39 istri, serta hampir 100 anak tersebut.
ADVERTISEMENT
Hal itu terungkap dari unggahan Menteri Kepala negara bagian Mizoram, Zoramthanga, pada akun Twitter-nya.
"Dengan berat hati, #Mizoram mengucapkan selamat tinggal kepada Tuan Zion-a (76), yang dipercaya sebagai kepala keluarga terbesar di dunia, dengan 38 istri dan 89 anak. Mizoram dan desanya di Baktawng Tlangnuam telah menjadi daya tarik wisata utama di negara bagian karena keluarga. Istirahat dalam Damai Pak!," cuit @ZoramthangaCM.
Adapun Ziona Chana, memiliki rumah yang cukup besar yang terdiri dari empat lantai. Rumah yang terletak di Desa Baktawng ini juga sangat besar, karena memiliki lebih dari 100 ruangan.
Dikutip dari Reuters, anggota keluarga Ziona berjumlah 167 orang, terdiri dari 39 istri, 94 anak, dan 33 cucu. Keluarga ini, menurut media lokal, disebut-sebut merupakan salah satu keluarga terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT

Ziona Chana, Pria dengan Istri Terbanyak di Dunia

Pria dengan Istri Terbanyak di Dunia Meninggal, Rumahnya Jadi Tempat Wisata (393905)
searchPerbesar
Anggota keluarga Ziona berfoto bersama di luar kediaman mereka di Baktawng. Foto: Adnan Abidi/REUTERS
Ziona menikahi istri pertamanya ketika ia berusia 17 tahun, dan mengeklaim bahwa ia telah menikahi hingga 10 istri hanya dalam waktu satu tahun.
Menurut warga sekitar, para istrinya tinggal di kamar-kamar yang berdekatan dengan kamar pribadi Ziona. Mereka menambahkan, Ziona selalu didampingi oleh tujuh atau delapan istrinya setiap saat.
Meskipun jumlah anggota keluarganya sudah sangat banyak, pada 2011 lalu, Ziona mengatakan kepada Reuters bahwa ia ingin menikah dan memiliki keturunan lebih banyak lagi.
Ziona juga dikenal menjadi pemimpin sebuah sekte yang bernama “Chana”. Sekte tersebut didirikan oleh Ayah Ziona pada tahun 1942 silam, dengan jumlah anggota mencapai ratusan keluarga.
“Saya siap memperbesar keluarga saya, dan saya akan melakukan apa saja untuk bisa menikah. Saya memiliki banyak sekali orang yang saya rawat dan jaga, dan saya menganggap diri saya sebagai seorang pria yang beruntung,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Dilaporkan BBC, Chana diketahui meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Chana dilaporkan menderita diabetes dan hipertensi.
Dokter berkata kepada kantor berita PTI, bahwa kondisi Chana kian memburuk di rumahnya di Desa Baktawng Tlangnuam. Ia dilarikan ke rumah sakit pada Minggu sore, tempat ia dinyatakan meninggal dunia.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020