Kumparan Logo

Sandiaga Uno: 34 Juta Pelaku Parekraf Terdampak PPKM Darurat

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Keindahan Pura Ulun Danu, Bali  Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Keindahan Pura Ulun Danu, Bali Foto: Shutter stock

Penerapan PPKM Darurat yang dilakukan sejak 3 Juli hingga 20 Juli di Pulau Jawa dan Bali telah memberikan dampak luar biasa pada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyebut ada 34 juta pelaku parekraf yang terkena dampak dari penutupan destinasi wisata.

"Pada intinya dampak luar biasa, PPKM darurat menghentikan mobilitas sampai menutup destinasi wisata. 34 juta pelaku usaha ekonomi kreatif tidak berkegiatan," kata Sandiaga Uno, dalam weekly press briefing, Senin (12/7).

embed from external kumparan
Ilustrasi Ubud Bali Foto: Shutter stock

Sandiaga Uno menyebut Bali menjadi destinasi wisata paling terdampak akibat PPKM Darurat. Terlebih, Bali menjadi destinasi di Indonesia yang bergantung dengan pergerakan pariwisata.

Melihat hal itu, dia menegaskan bahwa pelaku parekraf tetap bisa melakukan aktivitas, namun dengan syarat mematuhi aturan PPKM Darurat. Salah satunya dengan menyediakan dua wilayah di Bali sebagai lokasi syuting film dan dokumenter.

"Syaratnya patuh PPKM Darurat, kita akan bantu fasilitasi, sektor perfilman bisa syuting di Poltekpar Bali," jelas Sandiaga Uno.

embed from external kumparan
Ilustrasi new normal di Bandara Ngurah Rai, Bali. Foto: Kemenparekraf

Sementara itu, Sandiaga menyebut bahwa dampak dari PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali kepada industri parekraf akan sangat terasa mulai Agustus mendatang. Ia memprediksi, jika terjadi perpanjangan penerapan PPKM, akan banyak tenaga kerja yang mengalami PHK.

"Efek terlihat di bulan depan. Begitu nanti pelaku parekraf merasakan untuk mengambil keputusan apakah PPKM Darurat ini, berdampak ke nasib bagaimana pekerja akan dirumahkan atau dari bantuan pemerintah," tandasnya.

embed from external kumparan
embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).