Terungkap! Usia Situs Bersejarah Machu Picchu Ternyata Lebih Tua dari Perkiraan

6 Agustus 2021 11:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi kuil di Machu Picchu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kuil di Machu Picchu. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Para peneliti baru saja menemukan fakta terbaru terkait usia Machu Picchu, salah satu warisan kebudayaan Suku Inca. Terungkap fakta bahwa usia Machu Picchu ternyata lebih tua dari perkiraan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Dilansir CNN Tracvel, Machu Picchu disebut mulai dihuni dari sekitar 1.420-1.530 Masehi, atau beberapa dekade lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, menurut sebuah studi baru.
Wisata Peru, Machu Picchu Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Wisata Peru, Machu Picchu Foto: Shutter Stock
Sekelompok tim peneliti yang dipimpin oleh Richard Burger, seorang profesor antroplogi di Universitas Yale berhasil menemukan temuan baru itu.
Ia menggunakan penanggalan radiokarbon dan mengungkapkan bahwa kaisar Pachacuti yang membangun Machu Picchu ternyata berkuasa lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.
Ini berarti penaklukan awal Pachacuti terjadi lebih awal dan hal tersebut membantu menjelaskan bagaimana Kekaisaran Inca menjadi yang terbesar dan paling kuat di Amerika sebelum benua itu didatangi penjelajah Christopher Columbus.

Penelitian Terbaru di Machu Picchu

Ilustrasi traveler mendaki di situs Machu Picchu, Peru Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi traveler mendaki di situs Machu Picchu, Peru Foto: Shutter Stock
Sementara itu, berdasarkan dokumen sejarah sebelumnya, diperkirakan Machu Picchu dibangun setelah 1440, atau mungkin bahkan 1450. Namun, Burger dan timnya menggunakan penanggalan akselerator spektrometri massa (AMS) untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat.
ADVERTISEMENT
AMS bahkan dapat bekerja pada sejumlah kecil bahan organik, yang memperbesar kumpulan kerangka yang dapat dipelajari. Selain itu, tim peneliti juga melihat 26 individu dari kuburan di Machu Picchu yang dipulihkan dari situs selama penggalian pada tahun 1912.
Ilustrasi kuil di Machu Picchu. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kuil di Machu Picchu. Foto: Shutter Stock
Mayat-mayat tersebut terkubur di bawah batu-batu besar, tebing yang menjorok atau gua-gua dangkal, yang disegel dengan dinding batu. Ada juga barang-barang yang dipendam seperti keramik, kerajinan perunggu, dan perak.
"Ini adalah studi pertama yang didasarkan pada bukti ilmiah untuk memberikan perkiraan pembangunan Machu Picchu dan lama pengerjaannya," kata Burger.
Machu Picchu. Foto: Pixabay/skeeze
zoom-in-whitePerbesar
Machu Picchu. Foto: Pixabay/skeeze
Meskipun demikian, para peneliti mengakui masih adanya keterbatasan dalam penanggalan radiokarbon tersebut karena bukti dokumenter tidak dapat diandalkan. Adapun, studi ini diterbitkan dalam jurnal Antiquity.
ADVERTISEMENT
Machu Picchu sendiri merupakan salah satu situs warisan dunia terpopuler bagi wisatawan. Situs ini pun menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.
Traveler mendaki ke Machu Picchu dan bertemu llama Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Traveler mendaki ke Machu Picchu dan bertemu llama Foto: Shutter Stock
Reruntuhan Suku Inca ini bertengger di antara dua puncak gunung.Di dalam Machu Picchu terdapat pemandian untuk upacara, kuil, lumbung pangan, dan saluran air.
Situs paling terkenalnya adalah pondok batu pemakaman, diperkirakan telah digunakan untuk membalsem aristokrat yang telah meninggal.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020