Kumparan Logo

Tren Baru Traveling di Bali, Keliling Destinasi di Pulau Dewata Pakai Helikopter

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CEO Urban Air Dewa Gede Adiputra bersama sang Istri Maharani Kemala Foto: Urban Air
zoom-in-whitePerbesar
CEO Urban Air Dewa Gede Adiputra bersama sang Istri Maharani Kemala Foto: Urban Air

Helikopter tengah menjadi tren traveling yang tengah digandrungi wisatawan di tengah pandemi COVID-19. Sebab, helikopter menjadi transportasi alternatif yang dapat digunakan untuk menghindari kerumunan saat liburan.

Salah satu destinasi wisata yang diminati saat traveling menggunakan helikopter adalah Bali. Komisaris Urban Air Indonesia, Dewa Gede Adiputra menyebut bahwa permintaan dan minat wisatawan terhadap transportasi helikopter semakin meroket.

Plesiran di mengelilingi Pulau Dewata dengan Helikopter ini diyakini dapat membantu memulihkan industri pariwisata Bali. Bahkan, Dewa menyebut bahwa penyewaan Helikopter di Urban Air tidak hanya untuk perjalanan wisata tetapi juga lamaran pernikahan hingga penerbangan wisata klasik.

''Permintaan helikopter di Bali sangat tinggi dan kebutuhannya beragam, mulai dari penerbangan wisata klasik, transfer pulau, lamaran nikah, pembuatan film udara, pemotretan, videografi, medevac & keperluan bisnis,'' kata Dewa Gede Aiputra dalam keterangan resminya yang diterima kumparan.

embed from external kumparan
embed from external kumparan

Dewa menyebut bahwa pihaknya telah menambah armada jenis Beli 505 akibat tingginya minat penerbangan mewah ini. Urban Air telah menerapkan aturan keselamatan yang sesuai dengan ketetapan Jenderal Perhubungan Udara Indonesia.

"Urban air mengoperasikan helikopter baru Bell 505. Ini adalah kekuatan terbaru di pasar. Kabin terbuka dengan pengikat terintegrasi, kursi yang dapat dipindahkan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai pekerjaan," jelasnya.

Urban Air menawarkan sejumlah paket wisata helikopter berdasarkan destinasi wisata. Dilansir situs resminya, untuk paket wisata The Ultimate Volcano Tour selama 75 menit di udara dibanderol Rp 30 juta. Penerbangan ini akan membawa wisatawan terbang di sekitar tepi kawah Gunung Batur dan Danau Kaldera. Selain itu, dengan paket wisata ini kamu juga bisa melihat keindahan Pura Tanah Lot dan Uluwatu dari udara.

embed from external kumparan
Ilustrasi Nusa Penida Bali Foto: Shutter stock

Kemudian, ada paket The Water Temples yang dibanderol Rp 25 juta untuk 60 menit penerbangan. Tur ini akan membawa wisatawan terbang melintasi hutan hujan dan situs dunia UNESCO Jatiluwih. Selain itu, helikopter ini juga akan mengelilingi Uluwatu dan Pantai Selantan Bali.

Bagi pelancong yang ingin melihat keindahan Nusa Penida dari ketinggian ribuan kaki dapat memilih paket tur Nusa Paradise. Dengan tarif Rp 20 juta, kamu dapat menikmati keindahan Selat Badung, Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan selama 48 menit di udara.

Jangan khawatir, perjalanan wisata ini memang terbilang cukup mahal. Namun, Urban Air juga menawarkan paket wisata dengan harga terbilang murah namun dengan waktu yang terbatas.

Tebing Dream Beach, Nusa Lembongan, Bali. Foto: Dok. Dispar Klungkung.

Dengan tarif Rp 5,5 juta, paket tur Glimpse of Bali akan mengajak wisatawan berkeliling pulau-pulau populer di Bali, seperti Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Penerbangan ini akan berlangsung selama 12 menit di udara.

Urban Air tak hanya melayani untuk kebutuhan wisata melainkan juga menyediakan transportasi medis untuk pasien dengan cepat dan mudah. Dewa berharap, Urban Air bisa jadi salah satu akomodasi tur helikopter yang bisa melayani aktivitas pariwisata terbaik di Bali dengan layanan pelanggan dan operasi yang aman.

embed from external kumparan
embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).