UNESCO Tambah 34 Situs Warisan Dunia Baru, Indonesia Termasuk?
·waktu baca 3 menit

UNESCO mengumumkan daftar baru yang termasuk ke dalam Situs Warisan Dunia yang diusulkan sejak tahun 2020 hingga 2021. Dalam sidang virtual yang dilakukan di Fuzhou, China beberapa waktu lalu, UNESCO menambahkan deretan destinasi baru ke dalam jajaran Situs Warisan Dunia.
Dilansir CNN Travel, UNESCO telah memutuskan untuk menambahkan 34 tempat baru ke dalam daftar Situs Warisan Dunia dalam sidang yang dihadiri oleh perwakilan dari seluruh dunia tersebut. Daftar tersebut dipilih setelah meninjau nominasi yang masuk sejak tahun 2020 hingga 2021.
Dari daftar tersebut, Thailand menjadi satu-satunya perwakilan dari ASEAN yang berhasil masuk ke dalam daftar melalui situs barunya yakni Kaeng Krachan Forest Complex. Destinasi ini merupakan sebuah hutan yang menjadi habitat bagi sejumlah tanaman dan burung yang terancam punah.
Sementara itu dari regional Asia, UNESCO memilih kota kapur bersejarah As-Salt di Yordania untuk masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya yang baru.
UNESCO juga memasukkan kompleks Arkeoastronomi Chankillo di Peru dalam daftar tersebut. Lokasi tersebut merupakan sebuah situs prasejarah yang pernah digunakan untuk melacak matahari sebagai penanggalan selama rentang satu tahun.
Selanjutnya situs Trans-Iranian Railway, yakni jalur kereta api sepanjang 1.394 kilometer yang membentang di dua pegunungan, juga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
Jalur kereta api yang dibangun sekitar tahun 1920-1930'an ini terdiri dari beberapa rute kereta api unik dan curam yang melewati 174 jembatan besar, 186 jembatan kecil, 224 terowongan, dan 11 terowongan spiral.
Kemudian, seni bebatuan cadas Himā Cultural Area di Arab Saudi juga masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia yang baru.
Gelar yang sama juga disandang oleh Cordouan Lighthouse di Prancis, Sítio Roberto Burle Marx di Brazil, sekelompok kota spa di Eropa sebagai kelompok kolektif.
Sementara itu, dua situs di India juga masuk dalam daftar tersebut antara lain Kuil Ramappa atau yang juga dikenal sebagai Kakatiya Rudreshwara sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO 2020 dan kota kuno Dholavira: a Harappan City menjadi situs warisan UNESCO 2021.
UNESCO Hapus Kota Liverpool dari Situs Warisan Dunia
Selain memasukkan nama-nama baru ke dalam daftar Situs Warisan Dunia terbarunya, UNESCO juga menghapus kota Liverpool dari daftar situs warisan dunia.
Liverpool memegang status warisan dunia UNESCO sejak 2004. Saat itu UNESCO menganggap Liverpool sebagai kota perdagangan maritim utama dunia di masa lampau. Keberadaan pelabuhan di Liverpool dianggap pula sebagai faktor besarnya pengaruh Inggris di dunia.
Meski demikian, sejak 2012 status bergengsi kota Liverpool mulai terancam. Pembangunan di wilayah utara pelabuhan kota Liverpool jadi penyebab kenapa UNESCO mempertimbangkan pencabutan gelar bergengsi tersebut.
Selain itu, komite Situs Warisan Dunia UNESCO juga mengusulkan Lanskap Pertambangan Roșia Montan di Rumania masuk dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.
Berikut Daftar Situs Warisan Dunia Terbaru UNESCO:
2020
Turki: Arslantepe Mound
Peru: Chankillo Archaeoastronomical Complex
Belgia/Belanda: Colonies of Benevolence
Prancis: Cordouan Lighthouse
India: Kuil Kakatiya Rudreshwara (Ramappa), Telangana
Jerman: Mathildenhöhe Darmstadt
Italia: Padua's fourteenth-century fresco cycles
Spanyol: Paseo del Prado and Buen Retiro, a landscape of Arts and Sciences
China: Quanzhou: Emporium of the World in Song-Yuan China
Romania: Roșia Montană Mining Landscape
Brasil: Sítio Roberto Burle Marx
Austria, Belgia, Ceko, Prancis, Jerman, Italia, Inggris Raya dan Irlandia: The Great Spa Towns of Europe
Uruguay: Gereja Atlántida
Iran: Trans-Iranian Railway
Saudi Arabia: Ḥimā Cultural Area
Jepang: Pulau Amami-Oshima, Pulau Tokunoshima, bagian utara Pulau Okinawa , dan pulau Iriomote
Georgia: Colchic Rainforests and Wetlands
Korea Selatan: Getbol, Korean Tidal Flats
Thailand: Kaeng Krachan Forest Complex
Austria/Jerman/Slovakia: Frontiers of the Roman Empire
2021
Yordania: As-Salt
Iran: Cultural Landscape of Hawraman/Uramanat
India: Dholavira
Jerman/Belanda: Frontiers of the Roman Empire
Jepang: Jomon Prehistoric Sites
Prancis: Nice
Chile: Settlement and Artificial Mummification of the Chinchorro Culture
Jerman: ShUM Sites
Côte d'Ivoire: Masjid Sudanese style
Italia: The Porticoes of Bologna
Slovenia: The works of Jože Plečnik in Ljubljana --
Inggris: The Slate Landscape
Rusia: Petroglyphs of Lake Onega dan White Sea
Gabon: Taman Nasional Ivindo
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
