Kenapa saat Traveling Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat ? Ini Alasannya

2 Agustus 2021 6:55
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Saat liburan ke tempat yang baru, pernahkah kamu berpikir bahwa perjalanan pulang lebih cepat dibandingkan berangkat, meski jarak dan waktu yang ditempuh adalah sama? Jika, iya ternyata ada alasan ilmiah, kenapa traveling terasa lebih cepat saat pulang ketimbang berangkat, lho.
ADVERTISEMENT
Ilustrasi wisatawan yang sedang traveling di Jerman Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan yang sedang traveling di Jerman Foto: Shutter Stock
Dilansir Brightside, hal ini berkaitan dengan fenomena yang disebut oleh para ilmuwan sebagai "efek perjalanan kembali".
Para peneliti beranggapan bahwa perjalanan pulang terasa lebih cepat, karena kamu sebelumnya lebih familiar dengan rute perjalanan yang dilalui. Sebab, saat traveling ke tempat yang baru, kamu tentu sama sekali belum tahu sekeliling dan juga jalan yang dilalui.
Karena sudah melewati jalan yang sama, kamu jadi familiar dengan jalan dan lingkungan sekitar. Jadi saat pulang ke rumah, itu tidak memengaruhi perasaan waktu.

Alasan Kenapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat

Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi traveling menggunakan bus Foto: Shutter Stock
Dikutip dari The Washington Post, ada sebuah studi yang menjelaskan tentang fenomena ini. Untuk memecahkan hal tersebut, para peneliti dari Jepang melakukan penelitian dengan menonton film.
ADVERTISEMENT
Peserta studi diminta untuk duduk di ruangan redup dan menonton film berdurasi 20 menit yang direkam saat juru kamera sedang berjalan di sekitar kota. Beberapa peserta diminta untuk melaporkan setiap kali mereka mengira tiga menit telah berlalu.
Mereka juga menonton dua film, dan kemudian diminta untuk menilai mana yang lebih lama. Satu kelompok mengambil perjalanan bolak-balik, sementara kelompok kedua melakukan dua perjalanan satu arah dengan periode yang sama.
com-Ilustrasi Liburan Naik Mobil Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Liburan Naik Mobil Foto: Shutterstock
Hasilnya, para peneliti menemukan, bahwa kelompok yang melakukan perjalanan bolak-balik merasakan perjalanan pulang lebih cepat. Sementara, mereka yang melakukan dua perjalanan satu arah tidak mengalami fenomena tersebut. Tak diketahui pasti mengapa ini terjadi.
Akan tetapi, para psikolog memiliki beberapa teori. Salah satunya adalah, efek perjalanan pulang berkaitan dengan hal memperhatikan waktu itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Ketika seseorang lebih memperhatikan waktu yang berlalu, misalnya ketika sedang terlambat dan terus memeriksa jam tangan, waktu sepertinya berjalan lebih lama. Akan tetapi, jika ia terganggu oleh hal yang lebih menarik, waktu berlalu terasa lebih cepat.
Kalau kamu pernah mengalami hal yang sama juga enggak, nih?
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Galaxy Z Fold4 I Z Flip4 5G