Wishnutama: dari Broadcaster Jadi Menteri Pariwisata Indonesia

23 Oktober 2019 15:08
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Wishnutama memberi hormat saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Wishnutama memberi hormat saat meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
ADVERTISEMENT
Wishnutama Kusubandio resmi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Wishnutama resmi dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).
ADVERTISEMENT
Ia resmi menggantikan posisi Arief Yahya yang lima tahun sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pariwisata. Sebelum, ditunjuk menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama telah membuktikan dirinya sebagai salah satu orang yang sukses di bidang industri media televisi.
Lalu, bagaimana sebenarnya perjalanan karier Wishnutama Kusubandio sebelum menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif?
Wishnutama melambaikan tangannya saat berjalan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.  Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Wishnutama melambaikan tangannya saat berjalan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Wishnutama lahir di Jayapura, Papua, pada 4 Mei 1976. Sebelum menjabat sebagai Menparekraf, ia merupakan pendiri sekaligus CEO NET TV.
Suami dari artis Gista Putri ini sempat menghabiskan masa SMA di Kooralby International School Queensland Australia dan International School of Singapore. Pada tahun 1993, Wishnutama memulai karier dari bawah sebagai Production Assistant di New England Cable News, Amerika Serikat.
Infografik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Infografik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Kemudian, ia menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston sampat 1994. Kemudian pada tahun yang sama, Wishnutama pulang ke Indonesia dan memulai karier sebagai Supervisor On Air Promotion di Indosiar.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio dan Menpar Periode 2014-2019 Arief Yahya. Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio dan Menpar Periode 2014-2019 Arief Yahya. Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan
Setahun kemudian, ia pindah ke divisi produksi sebagai Production Assistant. Karier Wishnutama semakin menanjak setelah ia diangkat menjadi Executive Producer News dan Production Division, serta tak lama kemudian meningkat menjadi Production Manager.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, pada tahun 2001, Wishnutama pindah ke Trans TV sebagai Kepala Divisi Produksi. Tiga tahun berselang, ia menjadi Direktur Operasiona dan berubah menjadi Wakil Direktur Utama setahun kemudian. Dua tahun setelahnya, Wishnutama ditunjuk menjadi Direktur Utama Trans TV.
Wishnutama. Foto: @wishnutama
zoom-in-whitePerbesar
Wishnutama. Foto: @wishnutama
Perjalanan karier Wishnutama nyatanya tak hanya sampai di sana. Setelah dari Trans TV, ia melahirkan NET. Bersama founder NET, Agus Lasmono, mereka sepakat untuk membangun stasiun televisi baru di Indonesia, dan mengubah kanal televisi anak Spacetoon menjadi NET TV.
Kiprahnya semakin mencuri perhatian setelah pada 2018 lalu bersama Komisaris Utama Mahaka Group Erick Thohir, dirinya ditunjuk sebagai Creative Director Asian Games 2018. Suksesnya acara tersebut membuat Wishnutama semakin dikenal dan diperhitungkan dalam industri kreatif.
ADVERTISEMENT
Kini, selama lima tahun mendatang, Wishnutama akan mengemban tugas untuk memimpin pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia agar semakin terkenal di kancah internasional. Selamat bekerja Wishnutama Kusubandio!
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020