Kumparan Logo

4 Fakta yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hari Lingkungan Hidup Sedunia

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gaya hidup ramah lingkungan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gaya hidup ramah lingkungan. Foto: Shutter Stock

Ladies, tahukah kamu bahwa tanggal 5 Juni merupakan Hari Lingkungan Hidup? Adanya hari istimewa ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi lingkungan dan alam sekitar.

Mengutip website resmi National Today, diperkirakan ada 7 juta orang yang meninggal setiap tahunnya karena polusi udara. Oleh karena itu, adanya Hari Lingkungan Hidup ini diharapkan membawa perubahan bagi dunia dan kehidupan.

embed from external kumparan

Terlebih hampir seluruh hal yang dibutuhkan oleh manusia berasal dari alam, mulai dari makanan, air yang diminum, hingga udara yang dihirup.

Nah, Ladies, untuk kamu yang masih belum tahu apa itu Hari Lingkungan Hidup, berikut kumparanWOMAN telah merangkum beberapa faktanya menurut laman Geneva Environment Network.

1. Ditetapkan pada tahun 1972 oleh PBB

Ilustrasi logo PBB Foto: Reuters

Hari Lingkungan Hidup atau World Environment Day (WED) pertama kali ditetapkan pada tahun 1972 oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Stockholm Swedia. Kesepakatan adanya Hari Lingkungan Hidup merupakan hasil dari diskusi seluruh negara terkait interaksi manusia dan lingkungan.

2. Pertama kali dirayakan pada tahun 1974

Dua tahun berselang penetapan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PBB pun menyelenggarakan perayaan untuk pertama kalinya di tahun 1974. Saat itu, tema yang diangkat adalah 'Only One Earth' atau 'Hanya Satu Bumi', sejak itu, mulai banyak aksi lingkungan yang dilakukan oleh para selebriti.

Kemudian, di tahun 1987, PBB mengusung ide untuk menetapkan 'tuan rumah' di setiap tahunnya ketika merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dengan begitu, diharapkan seluruh negara di dunia dapat berkontribusi langsung dalam meramaikan hari istimewa ini.

3. Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021

Aktivis melakukan aksi dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/6/2021). Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Di tahun 2021, Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema Ecosystem Restoration atau Restorasi Ekosistem. Artinya, gerakan membantu pemulihan kembali ekosistem yang telah rusak, serta melestarikan ekosistem yang lebih sehat.

Dengan begitu, banyak manfaat yang akan dihasilkan, seperti tanah yang lebih subur, hasil kayu dan ikan yang ukurannya lebih besar, serta manfaat lainnya yang justru membantu pemulihan ekosistem.

embed from external kumparan

Untuk lebih berkontribusi dalam perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, masyarakat diajak untuk mencoba menanam pohon, membangun kembali taman kecil di rumah, ataupun membersihkan sampah yang ada di sungai.

Seperti yang dikutip dari laman resmi World Environment Day Global, Hari Lingkungan Hidup Sedunia berfokus pada restorasi ekosistem dengan tema 'Reimagine. Recreate. Restore.' Hanya dengan ekosistem yang sehat, masyarakat dapat meningkatkan penghidupan baru, menangkal perubahan iklim, dan menghentikan runtuhnya keanekaragaman hayati.

4. Tuan rumah di tahun 2021 adalah Pakistan

Semenjak adanya ide 'tuan rumah' di setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia mendapatkan perhatian khusus dari seluruh negara. Bahkan, beberapa negara beramai-ramai menunjukkan ketersediaannya untuk menjadi tuan rumah perayaan Hari Lingkungan Hidup.

embed from external kumparan

Namun di tahun 2021 ini, negara Pakistan dipilih menjadi tuan rumah Hari Lingkungan Hidup. Pakistan sendiri sudah membuktikan kontribusinya dalam menjaga alam sekitar. Salah satunya dengan menyelesaikan kegiatan satu miliar pohon sebagai bagian dari gerakan 10 miliar pohon. Selain itu, Pakistan juga mengumumkan prakarsa Aliansi Global Restorasi Ekosistem bersama dengan negara-negara lain.

Bagaimana, siap untuk ikut serta merayakan Hari Lingkungan Hidup sedunia hari ini?

Penulis: Johanna Aprillia